Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ALASAN PERCERAIAN LUAR PENGADILAN DAN AKIBATNYA BAGI MASYARAKAT DESA SANGGABERU KECAMATAN GUNUNG MERIAH ACEH SINGKIL Khairuddin Khairuddin
Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Asy-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tahkim.v5i1.9356

Abstract

    Fast traslate Icon translate     Fast traslate Icon translate  Perceraian mengakibatkan putusnya sebuah pernikahan yang di bangun bertahun-tahun. Perceraian tersebut dilakukan di depan pengadilan sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 39 Tahun 1974. Namun, masih banyak masyarakat yang melakukan perceraian di luar dari pengadilan dengan alasan tertentu. Peneleitian ini bertujuan untuk menjelaskan apa saja yang menjadi alasan masyarakat Sanggaberu sehingga melakukan perceraian di luar pengadilan. Penelitian ini merupakan penelitian emperis, mengumpulkan data dengn cara observasi dan wawancara yang mendalam. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Sanggaberu Kecamatan Gunung Meriah melakukan perceraian  di luar pengadilan dengan alasan tidak adanya uang mengikuti proses pengadilan, waktu tidak ada dalam memenuhi seluruh penggilan pengadilan, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya bercerai di depan pengadilan, mengikuti orang-orang bercerai di desa tanpa ke pengadilan, jalan tempuh yang jauh dari desa ke kantor pengadilan dan ingin menutupi beberapa aib dari media dan masyarakat terkait penyebab terjadinya perpecahan rumah tangganya.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Adat Peminangan Melalaken Di Desa Tanah Bara Aceh Khairuddin Khairuddin
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 6, No 2 (2020): May 2020
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.6.2.103-110.2020

Abstract

Di kawasan Desa Tanah Bara Kec. Gunung Meriah Aceh Singkil Provinsi Aceh masih banyak ditemukan untuk menempuh pernikahan dengan cara melalaken, Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik adat peminangan melalaken, penyebab terjadinya peminangan melalaken di Kecamatan Gunung Meriah dan pandangan Islam terhadap hukum praktik peminangan melalaken. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif. Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan informan. Hasil penelitian, melalaken dilakukan oleh seseorang laki laki yang hendak menikah dengan wanita, dengan membawanya pergi dari rumah dengan maksud untuk meminang dan kemudian diserahkan kepada kepala desa atau pengurus syara’ setempat atau desa yang lain. 25 persen masyarakat DesaTanah Bara Kecamatan Gunung Meriah mempraktikkan melalaken untuk melakukan peminangan. Peminangan adat melalaken dalam perspektif hukum Islam dibolehkan, jika ditemani oleh seorang perempuan ketika melakukan melalaken. Namun akan menjadi haram, jika dilakukan oleh laki-laki yang membawa wanita kerumah kepala desa atau tempat yang lain tanpa ditemani oleh mahram atau perempuan yang menemaninya.
IMPLEMENTASI ZAKAT ASN DI KUALA BARU ACEH Khairuddin Khairuddin
Jurnal Integrasi Ilmu Syariah (Jisrah) Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.621 KB) | DOI: 10.31958/jisrah.v2i3.4727

Abstract

 Zakat is one of the pillars of Islam that must be fulfilled for Muslims who have reached their haul and nisab. The types of assets that must be paid for zakat continue to grow from only five types, namely zakat, gold, silver, agriculture, trade, livestock, and rikaz, while nowadays there are more professions that generate a lot of money, including income from State Civil Apparatus (ASN). Given the large amount of income of an ASN, it is necessary to study the implementation and nisab of ASN zakat. Therefore, this study will discuss how the implementation of ASN Zakat and what the nisab is so that someone pays zakat and what percentage must be issued in Kuala Baru District, Aceh Singkil Regency. This study uses a descriptive qualitative method. The results of the discussion found that the people of Gunung Meriah District issued their zakat at the time of class IIIc and deducted it when they received their salary.