Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Bidan Desa Sebagai Fasilitator Dalam Kegiatan Tabulin Dan Dasolin Di Kabupaten Sumenep Fitriah Fitriah; Ani Margawati; Atik Mawarni
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.407 KB) | DOI: 10.14710/jmki.4.2.2016.148-155

Abstract

One of the efforts to decrease maternal mortality rate (MMR) was an implementation of a delivery planning and complication prevention program (P4K) in activities of delivery mother’s saving and social fund for delivery conducted by village midwives. The aim of this study was to analyse factors relating to performance of a village midwife as a facilitator in the activities of delivery mother’s saving and social fund for delivery on the P4K in District of Sumenep in 2014.This was an analytic-observational study using a cross-sectional approach. Independent variables consisted of age, marital status, education, knowledge, experience, motivation, and supervision and a dependent variable was performance of village midwives. Number of samples were 90 village midwives working at 30 health centres. Data collection used a structured questionnaire that had been performed tests of validity and reliability. Furthermore, data were analysed using methods of bivariate (Chi-Square test) and multivariate (Logistic Regression test). The results of this research showed that respondents had low performance (30%), young age (31.1%), not married (24.4%), low education (42.2%), low knowledge (35.6%), low experience (77.8%), low motivation (26.7%), and low supervision (24.4%) in managing the activities of delivery mother’s saving and social fund for delivery at their work areas. Variables of knowledge (p=0.019) and supervision (p=0.037) statistically significantly related to the performance of village midwives. These two variables jointly influenced the performance of village midwives with p values= 0.07 and 0.013 respectively. District Health Office, Health Centre, and Indonesian Midwives Association need to conduct training, workshop, or socialisation to village midwives regarding the P4K particularly the activities of delivery mother’s saving and social fund for delivery.
Hubungan Antara Lama Menjadi Akseptor Kb Suntik 3 Bulan dengan Kejadian Peningkatan Berat Badan Ahmaniyah Ahmaniyah; Fitriah Fitriah
Jurnal Kebidanan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan September 2021
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v11i2.901

Abstract

Peningkatan berat badan sering dirasakan oleh pengguna akseptor KB suntik 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menjadi akseptor KB suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Kalianget per tahun 2019 (N=1128). Sampel penelitian adalah sebagian akseptor KB suntik 3 bulan (n=124) dengan menggunakan metode simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji Spearman's rho untuk mengetahui hubungan antar dua variabel. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 79,8% pengguna akseptor KB suntik 3 bulan mengalami kenaikan berat badan. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara lamanya menjadi akseptor KB suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan (p=0,032). Hampir seluruhnya pengguna akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Kalianget mengalami peningkatan berat badan. Ada hubungan antara lamanya menjadi akseptor KB suntik 3 bulan dengan kejadian peningkatan berat badan sejak tahun pertama pemakaian. Penelitian lebih lanjut tentang mekanisme kenaikan berat badan pengguna akseptor KB suntik 3 bulan perlu dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas tentangn pemeran utama penyebab kenaikan berat badan tersebut.