Dewi Cahya
Universitas PGRI Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI SEJARAH MAKAM PUYANG ULAK LAUT DI PECAH PINGGAN SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS DIGITAL Dewi Cahya; Sukardi Sukardi; Eva Dina Chairunisa
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 2 (2021): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v7i2.7155

Abstract

Makam Puyang Ulak Laut merupakan makam yang sangat penting dalam sejarah berdirinya Desa Pecah Pinggan, menurut warga setempat makam Puyang Ulak Laut ini sudah memeluk agama Islam, dapat dilihat dari makam yang sudah menghadap kearah kiblat sama halnya dengan makam yang ada di Desa Pecah Pinggan pada saat ini. Puyang Ulak Laut dijuluki oleh masyarakat sebagai pelindung desa dimana bisa dilihat dari perjuangannya dalam mempertahankan desa. Tujuan penelitian ini: untuk mengetahui nilai sejarah makam Puyang Ulak Laut di Pecah Pinggan yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah berbasis digital. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan cara pengumpulan sumber-sumber secara sistematis dan menggunakan sumber data. Teknik pengumpulan data menggunakan data lapangan seperti dokumentasi, observasi, dan wawancara, studi pustaka. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah makam Puyang Ulak Laut merupakan makam yang sangat penting dalam sejarah berdirinya Desa Pecah Pinggan. Nilai sejarah yang dapat diambil dari makam Puyang Ulak Laut adalah tradisi ziarah makam dengan sistem sesajen. Dengan dijadikan sumber pembelajaran sejarah siswa dapat mengetahui sejarah lokal yang ada di sekitar sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap siswa dan menimbulkan rasa cintanya terhadap desa.