Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Investasi Saham Syariah di Tengah Pandemi COVID-19: Peran Pengetahuan Dan Social Media Influencer Hasya Mazaya Lathifah; Anom Garbo
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 3 No. 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Direktorat Pondok Pesntren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.119 KB)

Abstract

Pertumbuhan pasar modal yang mengalami peningkatan di tengah pandemi Covid-19. Beberapa literatur mengungkapkan bahwa generasi Z merupakan salah satu kelompok pelaku pasar modal yang terus berkembang jumlahnya. Salah satu jenis invenstasi yang mulai menjadi trend dikalangan pemuda adalah investasi saham syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan investasi dan social media influencer terhadap minat investasi Generasi Z dalam berinvestasi saham syariah. Objek dalam penelitian ini adalah masyarakat Generasi Z yang berusia 17 hingga 26 tahun di Indonesia yang belum berinvestasi di saham syariah. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data responden menggunakan kuesioner dengan total 150 orang partisipan. Setiap pertanyaan diukur dengan lima skala likert. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan investasi dan social media influencer berpengaruh positif terhadap minat investasi Generasi Z dalam berinvestasi saham syariah di tengah pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi salah satu acuan dalam mengembangkan investasi saham syari’ah.
PELATIHAN PERAWATAN JENAZAH PEREMPUAN DI DUSUN JENENGAN PONDOKREJO, TEMPEL, SLEMAN, DIY Tulasmi Tulasmi; Anom Garbo
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 4 (2022): APTEKMAS Volume 5 Nomor 4 2022
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v5i4.6279

Abstract

Every creature that has a life, including humans, will taste death. Caring for the corpse is a kifayah obligation that Muslims must carry out for Muslims who died. In Islamic law, caring for the corpse includes bathing, shrouding, praying, and burying. However, the facts show that not all community members understand and can practice treating corpses according to Islamic law. Therefore, this training in caring for women's bodies is expected to contribute knowledge and skills to assist the community in caring for women's bodies. So that in the end, there will be a group of volunteers who can overcome the problem of caring for women's bodies that the people of Jenengan have faced. There are three steps used in this training to care for women's bodies, namely the lecture method, discussion, and practice of managing the corpse, which is equipped with adequate instruments. As a result, there is an increase in the understanding of the training participants, marked by the willingness to initiate the formation of a group of volunteers to care for corpses