Septa Soraida
Universitas Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA BANJARMASIN SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI Septa Soraida
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 1 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.631 KB) | DOI: 10.56127/jekma.v1i2.154

Abstract

Pandemi Covid 19 membawa perubahan yang sangat besar bagi perekonomian, termasuk perekonomian pemerintah kota Banjarmasin, hal ini juga berdampak pada kinerja keuangan pemerintah kota Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pemerintah daerah Banjarmasin sebelum dan selama masa pandemi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tahun 2018-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemkot Banjarmasin keuangan tahun 2018 rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah sebesar 99,29% termasuk dalam kriteria efektif, sedangkan pada tahun 2019 rasio efektivitas sebesar 105,12% termasuk dalam kriteria sangat efektif sedangkan untuk tahun 2020 sebesar 73,98 % termasuk dalam kriteria kurang efektif dan untuk tahun 2021 realisasi efektivitas PAD sebesar 101,34%, artinya termasuk dalam kriteria sangat efektif. Rasio kemandirian pemerintah kota Banjarmasin tahun 2018 rasio kemandirian sebesar 17,60% artinya kemandirian keuangan daerah masuk dalam kriteria kurang mandiri, dan pada tahun 2019 rasio kemandirian sebesar 31,68% artinya kemandirian keuangan daerah berada pada kriteria cukup mandiri, sedangkan pada tahun 2020 rasionya mandiri. kemandirian sebesar 26,57% artinya kemandirian keuangan daerah berada pada kriteria sedang dan pada tahun 2021 rasio kemandirian berada pada angka 30,40% artinya kemandirian keuangan daerah berada pada kriteria cukup mandiri. Pemerintah kota Banjarmasin diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah sehingga juga dapat meningkatkan kemandirian pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan daerah khususnya dalam hal keuangan.
Pengaruh Financial Literacy, Tax Awareness, Tax Audit Risk Perception terhadap Tax Compliance Refani Elmiarsinta; Lockoneco; Oktobria Yusirat Asi; Septa Soraida
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1345

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami pengaruh financial literacy, tax awareness, dan persepsi risiko pemeriksaan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak guna meningkatkan penerimaan negara serta mendukung efektivitas sistem perpajakan yang berkelanjutan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan kepatuhan pajak wajib pajak orang pribadi, khususnya di kalangan Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, pemahaman regulasi perpajakan, dan persepsi terhadap risiko audit pajak terhadap kepatuhan pajak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan berlandaskan pada Teori Perilaku Terencana guna menjelaskan faktor internal individu dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Sampel penelitian terdiri dari 56 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert sebagai instrumen penelitian. Analisis data dilakukan secara bertahap, meliputi statistik deskriptif, uji instrumen yang mencakup uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, kesadaran perpajakan, dan persepsi terhadap risiko audit pajak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi di kalangan Pegawai Negeri Sipil tersebut.