Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI BANGGAI (Dioscorea alata) JENIS “BAKU PUSUS” TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ANORGANIK, ORGANIK DENGAN MULSA JERAMI PADI Sulaiman Mansur; Henry N. Barus; Ichwan Madauna
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 22, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.926 KB)

Abstract

The research purpose is to study the response of growth and yield of Banggaiyam ofBaku Pususvariety under various combination of inorganic fertilizer, organic fertilizers and rice straw mulch. This study used a randomized block design (RBD) consisting of seven treatments which grouped into four based on different land slopes. Thus there were 21experimental units. There was no significant effect on growth components including growth percentage, plant height and number of shoot but it was significant on plant height at 74 days after planting  (DAP).The highest plant height was 171.50 cm found in the combination of inorganic fertilizer, organic and rice straw mulch. There was alsono significant effect on the yield components except the productivity of tuber. The highest productivity was 6.33 tons ha-1shown by the combination of inorganic fertilizer, organic with rice straw mulch.Keywords : Organic, Ubi banggai (Dioscorea alata) anorganic fertilizer, Rice Straw Mulch
VIGOR BENIH KACANG HIJAU PADA BUDIDAYA TANPA OLAH TANAH DENGAN APLIKASI PUPUK FOSFAT DOSIS RENDAH YANG DITANAM SETELAH PADI SAWAH Ichwan Madauna
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 14, No 3 (2007)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.448 KB)

Abstract

Field trial was conducted in the farming area in Parigi Moutong regency. Vigor test was performed in the SeedTechnology Laboratory, Agronomy Department Faculty of Agriculture Tadulako University. This trial lasted from 5 Februaryto 16 July 2006. The aim of this trial was to evaluate the effect of non-tillage and the application of low dosage Phosphorusfertilizer in the rice-field following rice sowing on the initial vigor of mung bean seeds produced. This trial used BlockRandomized Design in factorial pattern with three replications. Two factors tested, namely non-tillage practices with fourlevels, namely non-tillage, non-tillage + mulching, non-tillage + glyphosate, and non-tillage + mulching + glyphosate. Thesecond factor was Phosphorus fertilizer with four levels, namely without Phosphorus fertilizer, 1/3 of recommendedPhosporous fertilizer dosage (30 kg P2O5/ha); 2/3 of recommended Phosphorus fertilizer dosage (60 kg P2O5/ha); and as ofrecommended Phosphorus fertilizer dosage (90 kg P2O5/ha). Differences between treatment were determined by using LeastSignificant Difference test at 5% and 1%. Results of this tial showed that Phosporous fertilizer and non-tillage system did nothave interaction. Application of Phosphorus ar recommended dosage had the highest dried-seed yield per hectare, germination(97,50 %) and germination rate (29,457 %)Keywords : Seed vigor, non-tillage, and Phosphorus
RESPONS PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL TANAMAN PADI TERHADAP HERBISIDA PASCA TUMBUH PADA SISTEM TABELA Syafaat, Abd.; madauna, Ichwan; Nursalam, Nursalam
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2394

Abstract

Tanaman padi merupakan tanaman pangan yang telah menjadi makanan pokok yang lebih dari setengah penduduk dunia. Untuk mempermudah penanaman dan mengurangi biyaya tanam petani bisa menggunakan sistem tabela. Rata-rata curahan tenaga kerja untuk tanaman padi tabela dan tapin masing-masing adalah 1,80 dan 25 hari kerja/ha, sedangkan sedangkan curahan tenaga kerja untuk menyiang padi tabela dan taping masing-masing 150 dan 450 jam kerja/ha. Kebijakan pemerintah mengenai disersivikasi dan semakin sempitnya lahan subur di Indonesia, akan memberikan peluang yang besar dalam pengambangan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari Respon Pertumbuhan Gulma dan Hasil Tanaman Padi Terhadap Herbisida Pasca Tumbuh Pada Sistem Tabela. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan enam perlakuan yaitu: tanpa aplikasi herbisida (kontrol), Topshot 1500 ml/ha Ricestar extra 500 ml/ha, Cliper+basagran 600+1500ml/ha Cliper 800 ml/ha, Nomone 300 ml/ha. Dimana setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan uji beda nyata bujur (BJN) taraf 5%. Kematian biomas gulma dibandingkan dengan kontrol, hal ini ditujukan bahwa hasil kematian terbanyak pada 7,14 dan 28 HSA yaitu gulma spesis Ludwigia oktovalvis, Loptochloa chinensis, Monochoria vaginalis, cyperus difformis,dan Cyperus iria. Jumlah gulma dalam 1 , hal ini ditujukan gulma terendam yaitu Echinocloa crus-gali, Lepichloa chinensis, Monochoria vaginalis dan Ciperus Difformis pada perlakuan herbisida nomine pada dosis 300 ml/ha. Panen harus dilakukan bila bulir padi cukup di anggap masak 90% dengan ciri-ciri seluruh tanaman Nampak kuning, dari semua bagian tanaman hanya bulu-bulu sebelah atas yang masih hijau dengan isi gabah sudah mengeras, tetapi mudah pecah dengan kuku, stadia masak kuning terjadi 7 hari setelah stadia masak susu. Jumlah malai tiap rumpun pada saat panen ditunjukan pada yang terbanyak pada perlakuan herbisida nomine pada dosis300 ml/ha yaitu 13,45% dan jumlah gabah dari 20 malai yang terbanyak ditunjukan pada perlakuan herbisida nomine 300 ml/ha yaitu 96,50%. Berat 1000 butir, ditunjukan bahwa yang terbanyak pada perlakuan herbisida nomine 300 ml/ha dengan berat penimbangan 28,28 gram.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK KANDANG Handayani, Fitria; Made, Usman; Madauna, Ichwan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i3.2582

Abstract

Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan tanaman hortikultura semusim dan dapat dibudidayakan baik di dataran rendah maupun tinggi, yang dapat ditanam sepanjang tahun baik pada musim penghujan maupun kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemeberian pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2022 bertempat di kebun akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 1 faktor perlakuan yang tediri atas 5 taraf yaitu tanpa pupuk kandang kambing, pemberian pupuk kandang kambing (5 ton ha-1), pemberian pupuk kandang kambing (10 ton ha-1), pemberian pupuk kandang kambing (15 ton ha-1) dan pemberian pupuk kandang kambing (20 ton ha-1). Masing-masing perlakuan diulang 4 kali sehingga terdapat 20 unit percobaan. Setiap unit percobaan menggunakan 2 polybag, dengan demikian total yang digunakan sebanyak 40 polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang kambing dan tanpa pupuk kandang kambing memberikan perbedaan yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat basah dan berat kering tanaman. Tetapi pemberian pupuk kandang kambing 5 ton ha-1 telah nyata dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman.