Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI DPRA DALAM PENYUSUNAN DAN PENETAPAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA ACEH Abdul Manan; Husni Husni; Iskandar A. Gani
Jurnal Ilmu Hukum Vol 4, No 4: November 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.94 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to examine and explain the mechanisms used in the preparation and endorsement of APBA by DPRA, factors influencing the delay in its endorsement and other factors affecting the success of APBA preparation and endorsement. This study is an empirical juridical research that uses legislation and analytical approach. The data are primarily obtained from interviews with respondents or informants and complimented by secondary data obtained from reviewing existing literature. The results suggest that the preparation and endorsement of the APBA have been in accordance with generally accepted mechanisms which involved three common stages: preparation stage, discussion with local executives and the establishment of provincial parliament APBA in a plenary meeting. However, the endorsement of APBA is often late, due to factors, such as: the relationship between the state chief and DPRA, the educational background of the parties responsible for budgeting, performance indicators, the commitment of the executive and legislative to carry out the preparation of the APBA effectively, efficiently and timely. The delay also causes by factors affecting the APBA preparers, such as unsupportive behavior and lacking of competency.Keywords: Duty and Function implementation of DPRA, Enactment and Planning, APBA Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan mekanisme penyusunan dan penetapan APBA yang diterapkan oleh DPRA, penyebab keterlambatan penetapannya dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, dengan menggunakan pendekatan undang-undang dan analitis. Data yang digunakan adalah data primer dari hasil wawancara dengan responden dan informan, dan data sekunder dengan mempelajari bahan-bahan kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penyusunan dan penetapan APBA, DPRA sudah melakukannya sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan terlibat dalam penyusunan dan pembahasan bersama dengan eksekutif daerah serta diakhiri dengan penetapan APBA dalam rapat paripurna DPRA. Namun selama ini penetapan APBA sering terlambat, disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: hubungan antara Kepala Daerah dengan DPRA, latar belakang pendidikan para pihak yang bertanggungjawab dalam penganggaran daerah, indikator kinerja, komitmen eksekutif dan legislatif daerah untuk melaksanakan penyusunan APBA secara efektif, efisien dan tepat waktu dan faktor penyusun APBA berupa perilaku, aktivitas dan kemampuannya  yang tidak sesuai dan bersinergi.Kata Kunci: Pelaksanaan Tugas dan Fungsi DPRA, Penyusunan dan Penetapan APBA
TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH TERHADAP IKLAN ROKOK YANG MERUGIKAN KONSUMEN DALAM SISTEM HUKUM POSITIF Al Qudri; Iskandar A. Gani; Syarifuddin Hasyim
Jurnal Ilmu Hukum Vol 4, No 4: November 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.69 KB)

Abstract

Abstract : The purposes of this study were to determine and analyze the form of government responsibility on cigarette advertisement that prejudice community as consumers in the positive law, the law establishment of violation cigarette industry, and to create the legal protection for disadvantaged community because of negative consequences of cigarette advertising. The method used in this research was a normative juridical approach to assess, test and examine the aspects of constitutional law which is related to the responsibilities of government on cigarette advertising that prejudice the consumers. The results showed that the government’s responsibility on the regulation of cigarette and advertising industry has been manifested in the law, but in practice only few responsibility was run by the local goverments and was obeyed by the cigarette and advertising industry. The role and function of local governments have to be improved to protect young people, adolescents and children from the negative effects of cigarettes advertisement.Keywords :  Cigarette advertisement, smoke-free, advertisement violators sanction. Abstrak :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap iklan rokok yang merugikan masyarakat selaku konsumen dalam hukum positif, penegakan hukum terhadap industri rokok yang melanggar, serta mendapatkan rumusan tentang perlindungan hukum terhadap masyarakat yang dirugikan akibat negatif iklan rokok. Penelitian ini dilakukan dengan metode yuridis normatif, yaitu mengkaji, menguji dan menelaah aspek hukum tatanegara yang berkaitan dengan tangung jawab pemerintah terhadap iklan rokok yang merugikan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab pemerintah dalam pengaturan industri rokok dan industri periklanan sudah termanifestasi dalam peraturan perundangan, namun demikian dalam prakteknya hanya sedikit sekali dijalankan oleh pemerintah daerah dan dipatuhi oleh industri rokok serta pengusaha periklanan. Perlu ditingkatkan fungsi dan peran pemerintah daerah untuk melindungi generasi muda, remaja dan anak-anak dari pengaruh negatif iklan rokok.Kata kunci: Iklan Rokok, Bebas Asap Rokok, Sanksi Pelanggar Iklan
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI SOSIAL NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG PROGRAM KELUARGA HARAPAN ( Suatu Penelitian di Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie) Nurlaila Nurlaila; Iskandar A. Gani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Kenegaraan Vol 6, No 3: Agustus 2022
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini bertujuan untuk menjelaskan impementasian Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan (Suatu Penelitian di Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie). Yang pembahasannya dibatasi di Gampong Munjee Mesjid pada Tahun 2021. Yang melalui metode yuridis empiris, adalah dengan melakukan penelitian langsung pengecekan kelapangan serta mengunakan buku kepustakaan. Dari hasil penelitian oleh peneliti memperoleh bahwa pengimplementasian Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018 tentang Prgram Keluarga Harapan di Gampong Munjee Mesjid belum terlaksanakan dengan maksimal,hal ini dapat dilihat dari daftar data penduduk miskin Gampong Munjee Mesjid belum bisa dibilang maksimal, serta dari datar data yang mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial yang menunjukkan masih ada penduduk miskin yang belum mendapatkan bantuan. Faktor pemhambatnya adalah daftar database nama-nama yang mendapatkan bantuan dikirimkan dari pusat yang tanpa pengecekan langsung kelapangan,serta nama-nama perserta yang telah ditetapkan dari pusat untuk peserta penerima program tidak dapat ditukar untuk digantikan ataupun ditambah. Disarankan kepada pemerintah dalam upaya hambatan yang perluh dilakukan baik dari Dinas Sosial dan Kemensos dapat saling kerja sama terutama dengan pemerintah Gampong untuk dapat memastikan yang layak mendapatkan bantuan, supaya tidak terjadi lagi permasalah Program Keluarga Harapan tidak tepat sasaran. Agar sesuai peraturan yang berlaku. Kata Kunci : Peraturan Menteri Sosial, Tidak Tepat Sasaran.