Rizki Amalia
Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM SOLVING POLYA DENGAN KONTEKS PASAR TERAPUNG PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Siti Wasilah; Noor Fajriah; Rizki Amalia
JURMADIKTA Vol 3 No 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1603

Abstract

Matematika menjadi salah satu ilmu yang juga berguna dalam kehidupan manusia. Namun, matematika sering dianggap mata pelajaran yang sulit dikarenakan peserta didik kurang memahami masalah sampai memecahkan masalah yang di berikan sehingga perlu adanya bahan ajar yang memuat pemecahan masalah matematika yang sesuai untuk hal tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan proses pengembangan modul berbasis problem solving Polya (2) menilai tingkat kevalidan modul berbasis problem solving Polya (3) menilai tingkat keefektifan dan kepraktisan modul berbasis problem solving Polya. Penelitian ini menggunakan pengembangan dengan model kepraktisan modul berbasis pemecahan masalah dari Polyya. Data dikumpulkan dalam lembar validasi, angket dan tes peserta didik. Berdasarkan angket yang diisi 3 orang validator, diperoleh persentase kevalidan modul sebesar 84,34%. Uji coba kepraktisan dan keefektifan modul yang dilakukan kepada 15 peserta didik diperoleh hasil 87,9% dan 67% yang berarti modul termasuk dalam kriteria praktis dan efektif. Berdasarkan hal yang telah diuraikan, maka dengan demikian tujuan penelitian modul SPLDV berbasis problem solving Polya dengan konteks pasar terapung ini dapat dikatakan tercapai. Terdapat kekurangan pada modul yang dikembangkan, yaitu modul yang dikembangkan hanya terbatas pada materi SPLDV saja.
Interaksi Sosial Guru Pengajar dan Murid Berkebutuhan Khusus dalam Peningkatan Prestasi Belajar di Kelas VIII F SMPN 14 Banjarmasin Rizki Amalia; Syahlan Mattiro; Sigit Ruswinarsih
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 1, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.863 KB) | DOI: 10.20527/jtamps.v1i2.4186

Abstract

Interaksi antara guru pengajar dan murid pasti selalu terjadi dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) bentuk interaksi sosial guru pengajar dengan murid berkebutuhan khusus di kelas VIII F SMPN 14 Banjarmasin yaitu; a) kerjasama, guru bekerjasama dengan murid untuk tidak membandingkan murid berkebutuhan khusus dengan murid lainnya, kerjasama guru pengajar dan guru pendamping dalam mengenal murid berkebutuhan khusus dalam proses pembelajaran dan pemberian tugas dan nilai, b) akomodasi, dalam diskusi kelompok guru dapat memfasilitasi dengan baik antara murid berkebutuhan khusus dengan murid lainnya, c) asimilasi merupakan usaha guru pengajar dalam membimbing murid agar tidak takut karena merasa berbeda, (2) cara guru meningkatkan prestasi; a) faktor intern yaitu, menggunakan diskusi kelompok, menggunakan berbagaimacam teknik pembelajaran, mendukung keterampilan murid, b) faktor ekstern, murid berkebutuhan khusus aktif di luar kelas seperti ekskul dan pemanfaatan berbagai media sekolah.