Intan Martha Cahyani
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi “Yayasan Pharmasi Semarang”

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Jenis Pati Pada Karakteristik Fisik Sediaan Edible Film Peppermint Oil Intan Martha Cahyani; Intan Aprilia Choirul Anggraini; Melvina Findyana Sari; Sita Tamara; Siti Zaemonah
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5773

Abstract

Peppermint oil adalah minyak atsiri yang diperoleh dengan destilasi uap dari bagian di atas tanah tanaman berbunga Mentha Piperita Linne. Kandungan utama dari peppermint oil adalah menthol (35-55%) yang mempunyai aktivitas sebagai antibakteri dan penyegar mulut. Hal inilah yang menjadikan dasar untuk diformulasikannya peppermint oil dalam sediaan edible film sebagai penyegar mulut dengan menggunakan pati yang merupakan pembentuk film yang baik karena mengandung amilosa cukup tinggi. Amilosa bersifat tidak larut dalam air dingin tetapi menyerap sejumlah besar air dan mengembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis pati pada karakteristik fisik sediaan edible film peppermint oil. Pati yang digunakan berasal dari pati gandum, pati garut, pati jagung, dan pati kentang. Penelitian ini dilakukan dengan konsentrasi 025% tiap pati. Uji karakteristik fisik meliputi organoleptis, waktu hancur, tensile strength, percentage elongation, young’s modulus, dan percentage LoD. Uji tanggapan pengguna meliputi aspek warna, bentuk, bau, dan rasa serta uji Angka Lempeng Total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jenis amilum yang berbeda berpengaruh signifikan pada karakteristik fisik dan tanggapan pengguna. Peningkatan kadar amilosa pada pati meningkatkan waktu hancur, tensile strength, young’s modulus, dan menurunkan percentage elongation serta percentage LoD dari edible film peppermint oil antar formula. Hasil uji Angka Lempeng Total memenuhi syarat yaitu < 104 koloni/g. Kata kunci : edible film, karakteristik fisik, peppermint oil, pati
Efektivitas Karbopol 940 Dalam Formula Masker Gel Peel-Off Ekstrak Temu Giring (Curcuma heyneana Val & Zijp) Intan Martha Cahyani; Indah Dwi Cahyo Putri
Jurnal Farmasi dan Ilmu Pengobatan Vol 2 No 2 (2017): JPMS
Publisher : STIFA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.241 KB)

Abstract

Temu giring (Curcuma heyneana Val & Zijp) memiliki kandungan flavonoid, minyak atsiri dan kurkumin yang mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Bakteri jenis S. aureus merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Bentuk masker gel peel-off dipilih dalam formulasi untuk mempermudah penggunaan, dan mampu memberikan pelepasan zat aktif yang lebih baik. Sedangkan karbopol 940 mampu meningkatkan karakteristik fisik dan difusi zat aktif dalam sediaan gel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi karbopol 940 (1,00; 1,25 dan 1,75%) dalam sediaan masker gel peel-off ekstrak C. heyneana yang menghasilkan karakteristik fisika yang baik. Evaluasi fisika meliputi: organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, viskositas, pH, waktu mengering, dan elastisitas serta aktivitas antibakterinya terhadap S. aureus. Berdasarkan uji statistika menunjukkan bahwa karbopol 940 sebagai basis gel dapat berpengaruh signifikan pada karakteristik fisik sediaan dan aktivitas antibakteri pada sediaan masker gel peel-off ekstrak C. heyneana. Konsentrasi optimum yang didapatkan dalam penelitian ini adalah 1,25%.
EFEKTIVITAS MINYAK ATSIRI KULIT JERUK BERGAMOT (Citrus bergamia) DALAM MASKER GEL PEEL-OFF SEBAGAI ANTI BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 29213 Intan Martha Cahyani; Retno Artiyani
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung sekolah tinggi ilmu kesehatan samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v3i2.127

Abstract

Staphylococcus aureus is a bacterial strain that causes acne. Linalool and limoneneis are the ingredients of Citrus bergamia essensial oil which has antibacterial activity Staphylococcus aureus. This research aimed to examine the effective consentration of Citrus bergamiaessensial oil as antibacterial Staphylococcus aureus ATCC 29213. Citrus bergamia essensial oil is made in series a concentration of 1%, 2% and 3% for testing of antibacterial activity using the pitting diffusion method. Based on the test results of antibacterial activity gained an average diameter of inhibitory zone Citrus bergamiaessensial oil in a row 1,151 cm; 1,529 cm; 1,683 cm. The statistically test results showed significant difference in the antibacterial activity of Citrus bergamiaessensial oil in concentrations 1%, 2% and 3% to the growth of Staphylococcus aureus ATCC 29213. Citrus bergamiaessensial oil has effective concentration 3% as stapgylocuccus aureus antibacterial and made peel-off gel mask formula. Test of antibacterial activity obtained resistibility zone diameter 1,259 cm. The result of t-test indicated that the Citrus bergamiaessensial oil peel-off gel mask has significant affect on antibacterial activity of Citrus bergamiaessensial oil.