Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KETERLIBATAN SISWA DALAM MEMANFAATKAN SAMPAH PLASTIK MELALUI PROGRAM GREEN SCHOOL FESTIVAL Engelbertus Kukuh Widijatmoko; Didik Iswahyudi; Sirilus Sakti Nera
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v8i2.8341

Abstract

Peningkatan  keterlibatan  siswa  dalam  memanfaatkan  sampah  plastik  di  Sekolah Menengah  Pertama  (SMP).  Artikel  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  keterlibatan siswa-siswi dalam mengumpulkan, memilah, mengolah dan memanfaatkan sampah melalui program Green School Festival (GSF). Green School atau sekolah hijau merupakan salah satu produk program pemerintah yang diupayakan mampu  memiliki pemahaman,  kesadaran  akan  nilai-nilai  lingkungan  hidup  pada  seluruh  warga sekolah. Adapun siswa-siswi menggunakan sampah baik organik maupun anorganik untuk didaurulang supaya lebih bermaanfaat. Tentunya hal ini tidak terlepas dari peran pendidik  atau  calon  pendidik  yang  mengarahkan,  memotivasi  serta  mempraktek secara langsung bagaimana mengolah dan memanfaatkan sampah. Pendekatan penelitian kualitatf menjadi pilihan penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi serta menggunakan teknik triangulasi  untuk  mendapat  keabsahan  data  yang  mana  tujuannya  itu  untuk mendalami suatu peristiwa nyata di tempat penelitian. Dari hasil penelitian tentang Peningkatan  Keterlibatan  Siswa  Dalam  Memanfaatkan  Sampah  Plastik  Melalui Program  Green  School  Festival  diterima  positif  serta  antusias  dari  siswa  untuk terlibat bersama dalam mengumpul, memilah, mengolah dan memanfaatkan sampah. Kata kunci: Keterlibatan Warga Negara, Pendidikan Kewarganegaraan, Green School Festival
KETERLIBATAN WARGA NEGARA DALAM MEMPERTAHANKAN KEASLIAN BUDAYA TENUN IKAT Engelbertus Kukuh Widijatmoko; Iskandar Ladamay; Maria Sukarna Ingrid Rera
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i1.8524

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam ragam budaya, salah satunya ialah budaya kain tenun ikat yang dengan proses pembuatannya masih sangat tradisional dengan menggunakan alat tenun tradisional dan bahan alami sehingga keasliannya  masih  sangat  terjamin.  Penelitian  dalam  artikel  ini  bertujuan  untuk mengetahui bagaimana keterlibatan warga negara dalam mempertahankan keaslian budaya  kain  tenun  ikat.  Pendekatan  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  ialah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian naratif untuk mengkaji cerita tentang peristiwa atau fakta yang terjadi, dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi serta teknik triangulasi untuk  melakukan pengecekan keabsahan  data.  Dari  hasil  penelitian  tentang  keterlibatan  warga  negara  dalam mempertahankan keaslian budaya kain tenun ikat sudah berjalan dari dahulu hingga sekarang.  Kesimpulan  dari  penelitian  ini  ialah  keterlibatan  warga  negara  dalam mempertahankan keaslian budaya kain tenun ikat ini masih dilestarikan dengan cara mempertahankan alat tenun tradisional dan bahan alami sehingga dari hasil tenunan mendapatkan kualitas keaslian kain yang masih terjamin.
Upaya Pelestarian Budaya dalam Tradisi Bakar Batu Mahasiswa Kabupaten Nabire di Kota Malang Yulian Gobai; Romadhon Romadhon; Engelbertus Kukuh Widijatmoko
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 6 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i6.97

Abstract

Setiap daerah memiliki tradisi budaya yang harus dilestarikan. Hal ini dilakukan untuk mencegah akulturasi budaya lain, karena warga negara memiliki tanggung jawab untuk melestarikan tradisi budata. Termasuk tradisi Bakar Batu yang dilakukan oleh mahasiswa Kabupaten Nabire. Mahasiswa sebagai pewaris budaya harus melestarikan tradisi dimanapun mereka berada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelestarian budaya tradisi pembakaran batu karya mahasiswa Kabupaten Nabire di Kota Malang. Berbagai upaya dalam melestarikan budaya tradisi Bakar Batu perlu dilakukan. Hal ini juga melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pelestarian budaya dalam tradisi Bakar Batu. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan tipe kualitatif interaktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, Teknik analisis menggunakan triangulasi untuk memperoleh validitas data, sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah Reduksi, Tampilan dan Verifika. Hasil penelitian meliputi; Budaya penerapan tradisi Bakar Batu telah dilestarikan oleh mahasiswa Nabire di Kota melalui organisasi regional IPMAPAPARA. Seperti saat ucapan syukur kelulusan, hari Natal, penyambutan mahasiswa baru. Beberapa anggota tidak hadir tetapi pelaksanaan tradisi Pembakaran Batu berjalan sesuai dengan adat dan norma. Dengan mengadakan kegiatan bersama berupa pertunjukan seperti pengambilan, pengangkatan dan pembukaan yang diisi dengan budaya lokal dan pertunjukan lainnya dengan konteks budaya lokal. Dalam menjalankan tradisi membakar batu, tentu tidak berjalan dengan mudah. Mereka mendapatkan hambatan dalam melestarikan tradsi pembakaran batu. Faktor utamanya adalah pisau, kapak, parang, daun pisang, ubi jalar, sayuran dan daging babi. Untuk penelitian kedepannya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan jangkauan yang lebih luas dan mendalam. Jika tertarik untuk memberikan update terkait pelestarian budaya dalam tradisi.
AWAKENING THE SPIRIT OF ENTREPRENEURSHIP: SOCIALIZATION OF UMKM AS A SERVICE EFFORT IN THE VILLAGE Rita Hayati; Melyana R Pugu; Engelbertus Kukuh Widijatmoko; Al-Amin
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Community Dedication
Publisher : Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Entrepreneurial spirit is the main focus of MSME socialization in rural areas. The program aims to increase entrepreneurial spirit and capability among rural communities through campaigns and support for micro, small and medium enterprises. The socialization focuses on education, training, and collaboration to overcome barriers faced by MSME players, in order to help improve the economy and living standards of local residents. The research method in this study uses a literature study. The results show that, first, the level of entrepreneurial literacy and understanding among villagers is still low, leading to slow business development and lack of product innovation. Second, rural MSMEs face significant constraints in accessing capital and funding sources, due to the lack of collateral and adequate financial records as well as complex regulations. Third, the lack of collaboration between the government, private sector and communities is a barrier to supporting the development of rural MSMEs. Support in the form of entrepreneurship training programs, simplification of regulations, and provision of adequate infrastructure is urgently needed. Effective socialization of entrepreneurial opportunities to villagers has proven to be able to encourage the growth of entrepreneurial spirit. With continuous socialization, MSMEs in villages have great potential to develop into the backbone of the local economy, which in turn will contribute to improving the living standards of local communities.