Frieda M Mangunsong
Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PROTEKTIF INTERNAL DAN EKSTERNAL PADA RESILIENSI AKADEMIS SISWA PENERIMA BANTUAN KHUSUS MURID MISKIN (BKMM) DI SMA NEGERI DI DEPOK Hartuti, Hartuti; Mangunsong, Frieda M
Jurnal Psikologi Indonesia Vol 6, No 2 (2009): VOL 6, NO 2 (2009)
Publisher : Jurnal Psikologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat signifikansi pengaruh faktor protektif internal dan eksternal terhadap resiliensi akademis siswa dalam faktor risiko kemiskinan. Resiliensi akademis akan dilihat pengaruhnya terhadap prestasi belajar sebagai hasil adaptasi positif siswa dalam faktor risiko kemiskinan tersebut. Faktor protektif internal yang diteliti adalah: kerjasama & komunikasi, empati, kemampuan memecahkan masalah, efikasi diri, kesadaran diri, tujuan & aspirasi, dan religiusitas. Faktor protektif eksternal yang diteliti adalah: hubungan hangat, pengharapan tinggi, dan partisipasi berarti di lingkungan. Subyek penelitian adalah siswa penerima Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM) di SMA Negeri di Depok. Data dianalisis dengan analisis jalur. Diperoleh hasil bahwa faktor protektif internal yang berpengaruh signifikan adalah efikasi diri dan kesadaran diri, sedangkan faktor protektif eksternal yang berpengaruh signifikan adalah pengharapan tinggi dari lingkungan. Resiliensi akademis ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar. Hasil tersebut menegaskan bahwa, meskipun sesama SMA Negeri, masih belum ada standar prestasi belajar yang bisa membedakan siswa resilien dan tidak resilien secara akademis.Kata kunci: resiliensi akademis, faktor protektif, murid miskin
Intervensi Picture Exchange Communication System untuk Meningkatkan Komunikasi Anak dengan Autism Spectrum Disorder - Non Verbal Sukriananda, Riskia Ramadhina; Mangunsong, Frieda M
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v19i2.65112

Abstract

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa kesulitan komunikasi pada anak dengan autism spectrum disorder non verbal, khususnya keengganan untuk memulai komunikasi, dapat ditangani dengan progam pelatihan komunikasi alternatif menggunakan kartu bergambar, atau disebut juga dengan picture exchange communication system (PECS). Walau demikian, belum ada pelatihan yang melibatkan orang tua di dalam prosesnya. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas intervensi PECS dalam meningkatkan komunikasi anak dengan orang tua sebagai pelatih. Keberhasilan intervensi ditandai dengan peningkatan persentase anak melakukan satu siklus penggunaan kartu (mengambil kartu, menjangkau pelatih, dan meletakkan kartu bergambar kepada pelatih) dalam mengkomunikasikan keinginannya, secara mandiri. Penelitian ini menggunakan metode reversal replication strategy (ABA design) dengan subjek tunggal, yang dilakukan pada anak lelaki usia 7 tahun 6 bulan, dengan diagnosis Autistism Syndrome Disorder - non verbal. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode continuous recording. Pelatihan dilakukan selama delapan hari dengan rincian dua hari persiapan pelatihan mencakup workshop kepada orang tua sebagai pelatih, reinforcement assessment dan baseline, lima hari intervensi anak, serta satu hari evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase keberhasilan anak untuk memulai komunikasi menggunakan kartu bergambar secara mandiri hingga empat puluh persen keberhasilan setelah intervensi.