khairani khairani
bagian keilmuan keperawatan gerontik fakultas keperawatan universitas syiah kuala

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Insomnia Berdasarkan Karakteristik Lansia Di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Banda Aceh Hayatul Maulida; Khairani Khairani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring proses penuaan lansia mengalami banyak masalah kesehatan akibat penurunan fungsi fisiologis, salah satunya gangguan tidur. Lansia lebih banyak mengeluh terbangun lebih awal dan terbangun pada malam hari sehingga lansia tidak dapat mengembalikan kondisi tubuhnya dengan baik yang mengakibatkan lansia mudah marah, kelelahan, pusing, cemas serta stres yang meningkatkan kecenderungan untuk bunuh diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat insomnia berdasarkan karakteristik lansia meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, konsumsi obat-obatan, kebiasaan merokok, dan minum kopi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal Juni 2016 s/d Juli 2016. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 70 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan wawancara terpimpin. Hasil penelitian lansia yang mengalami insomnia ringan berusia berusia 60-74 sebanyak 43 responden (61,4%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 40 responden (57,1%), berada dalam tingkat pendidikan dasar sebanyak 40 responden (57,1%), tidak mengonsumsi obat-obatan sebanyak 39 responden (55,7%), tidak merokok sebanyak 40 responden (57,1%), dan memiliki kebiasaan minum kopi sebanyak 39 responden (55,7%). Perawat diharapkan agar lebih meningkatkan penyuluhan dan mengajarkan terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan insomnia pada lansia.
RISIKODEPRESI PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS DI BANDA ACEH seni maryani; khairani khairani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Lansia dengan diabetes mellitus memiliki perasaan cemas yang berkepanjangan karena mengetahui bahwa diabetes mellitus adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan memikirkan komplikasi yang akan terjadi pada  dirinya, sehingga lambat laun dapat terjadi depresi, ditandai dengan perasaan sedih, tidak semangat, dan putus asa. Tujuan penelitian untuk mengetahui risiko depresi ditinjau dari usiadanjeniskelaminpadalansia di wilayahkerjaPuskesmasKopelma Darussalam Banda Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner Geriatric Depression Scale (GDS), yang terdiri dari 15 item pertanyaan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara terpimpin.Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 25-30 Juni 2016. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah sampel 58 orang lanjut usia yang menderita diabetes mellitus. Hasil penelitian ini didapatkan lanjut usia dengan jenis kelamin perempuan (60,3%) paling banyak mengalami risiko depresi tingkat sedang (46,6%) dengan kategori usia 75-90 (63,8%). Diharapkan kepada perawat Puskesmas Kopelma Darussalam Banda Aceh dapat melakukan penilaian Geriatric Depression Scale secara berkala sebagai deteksi dini apakah lanjut usia tersebut berisiko mengalami depresi sehingga dapat ditangani lebih cepat.