Pengurangan Resiko Bencana (PRB) melalui pendidikan siaga bencana untuk menghindari dan mengurangi dampak bencana perlu menjadi perhatian guru di sekolah. Sekolah merupakan tempat berkumpul banyak individu saat kegiatan belajar mengajar yang rawan terhadap resiko bencana seperti korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Pencegahan dan Penampilan Guru Sekolah Dasar dalam mengurangi dampak Bencana Gempa di Kota Banda Aceh. Penelitian deskriptif melalui pendekatan cross sectional study, dilakukan pada populasi seluruh guru yang ada di 8 Sekolah Dasar yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah 90 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner baku dalam bentuk Skala Likert yang terdiri dari 25 pernyataan. Analisa univariat hasil penelitian menunjukkan persepsi responden tentang kemungkinan terjadi bahaya dan konsekuensi dari bencana gempa di Kota Banda Aceh mayoritas responden berada pada kategori baik yaitu 64 (71,1%), persepsi responden tentang peran pendidikan berada pada kategori baik yaitu 74 (82,2%), persepsi responden tentangĀ fatalistic berada pada kategori baik yaitu 74 (82,2%), dan penampilan responden berada pada kategori baik yaitu 62 (68,9%). Disarankan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh untuk bekerja sama dengan Instansi yang berfokus pada upaya PRB dalam mendukung pihak sekolah dengan memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan guru tentang kebencanaan.