Vera Melinda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MORFOLOGI PINUS (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) STUDI KASUS: LUT TAWAR DAN LINGE, ACEH TENGAH Vera Melinda; Rita Andini; Lola Adres Yanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.372 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i2.20427

Abstract

Pohon pinus termasuk dalam famili Pinaceae memiliki sebaran yang luas mulai dari bumi belahan utara hingga selatan dan mencakup hampir 120 spesies. Pinus yang tumbuh asli di Sumatera terbagi menjadi tiga galur, yaitu: Aceh, Kerinci, dan Tapanuli. Galur Aceh dikenal sebagai populasi terbesar di antara ketiganya dan tumbuh secara alami. Umumnya tumbuh di dataran tinggi atau lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ketinggian tempat (altitude) sangat berpengaruh terhadap ketinggian dan umur tanaman. Ketinggian tempat dipengaruhi oleh iklim terutama curah hujan dan temperatur udara. Tinggi tempat berpengaruh terhadap temperatur udara dan intensitas cahaya (Nurmasari dan Djumali, 2010).) Metode yang digunakan pada penelitian ini purposive sampling. Data yang diperoleh dari dua ketinggian tempat yang berbeda ditulis di excel kemudian di uji dengan Statistik dengan uji Independent samples t-test, uji ini untuk mengetahui perbedaan dari dua populasi/kelompok data. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan altitude dapat menyebabkan perbedaan yang signifikan (p 0.05) pada 3 parameter yaitu tinggi pohon (m), tinggi cabang pertama dari tanah (cm), diameter batang (cm), jumlah cabang (unit). Sedangkan, perbedaan altitude tidak menyebabkan perbedaan yang signifikan (p 0.05) pada 2 karakter morfologi yaitu panjang strobilus betina (cm), dan diameter strobilus betina (cm)