Nazwa Manurung
Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara Jl. dr. Mansur No. 7 Padang Bulan Medan, 20155

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SCHOOL REFUSAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR Manurung, Nazwa
Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2012): April 2012
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.424 KB) | DOI: 10.14710/jpu.11.1.10

Abstract

School refusal adalah masalah emosional yang dimanifestasikan dengan ketidakinginan anak untuk menghadiri sekolah dengan menunjukkan simptom fisik, yang disebabkan karena kecemasan berpisah dari orang terdekat, karena pengalaman negatif di sekolah atau karena punya masalah dalam keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi kasus dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi-terstruktur. Adapun kriteria subjek dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar, dan mengalami school refusal. Hasil penelitian ini menemukan bahwa subjek 1 mengalami school refusal karena tidak ingin berpisah dari orang yang dekat dengannya yaitu neneknya. Subjek 2 mengalami school refusal karena mempunyai pengalaman negatif di sekolah yaitu takut pada gurunya. Subjek 1 dan 2 mengalami school refusal lebih dari setahun. Subjek 1 seharusnya sudah sekolah tahun lalu tapi gagal karena takut pada gurunya sedangkan subjek 2 telah mengalami rasa takut pada gurunya semenjak duduk di kelas lima (V) SD.Kata kunci : school refusal, pengalaman tidak menyenangkan, anak
PENERAPAN METODE STORYTELLING TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK KARYA PERTIWI TARAKAN. Hidayah, Nurul Izzah; Manurung, Nazwa; Cahyono, Tri
Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jibk.v1i2.4955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penggunaan metode storytelling terhadap peningkatan perilaku prososial anak usia 4-5 Tahun di TK Karya Pertiwi Tarakan. Perilaku prososial merupakan perilaku positif yang terwujud ingin menghibur sesame dalam kondisi kesusahan. Dalam penelitian ini perilaku prososial peserta didik masih kurang maksimal ditunjukkan pada saat bermain bersama teman masih ada peserta didik yang tidak ingin berbagi permainan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK) dengan menggunakan model siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, Observasi dan Refleksi. Penelitian ini menggunakan populasi 12 dan sampel berjumah 7 peserta didik kelompok A TK Karya Pertiwi Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi centang dan foto berseri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada siklus 1 dimana dari 7 anak didik kela A usia 4-5 Tahun belum mencapai ketuntasan kriteria penilaian, pretest 7 anak didik sama dengan 100% masuk dalam kategori sangat rendah (BB). Pada saat posttest adanya perubahan perilaku prososial dimana 6 anak didik sama dengan 86% masuk ke dalam (BSB) dan 1 anak didik sama dengan 14% masuk ke dalam (MB). Berdasarkan hasil tersebut storytelling dapat meningkatkan perilaku prososial.
QUARTER LIFE CRISIS YANG TERJADI PADA MAHASISWA EKONOMI ANGKATAN 2019 DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Linduajie, Binzar; Manurung, Nazwa; Cahyono, Tri
Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jibk.v1i1.4826

Abstract

Ditemukan terdapat kecenderungan bahwa quarter life crisis sedang terjadi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2019 yang berada pada fase tengah menyelesaikan pendidikannya terlihat gejala yang paling umum dirasakan adalah kekhwatiran, kecemasan dan ketakutan, yang terjadi secara berlebihan, krisis yang dialami oleh mahasiswa angkatan 2019 ini merupakan berbagai kesulitan seperti mencari judul skripsi, keterbatasan dana, komunikasi dengan dosen pembimbing, revisi yang terus-menerus, tuntutan waktu dalam Pendidikan, dan kekhawatiran akan karir setelah menyelesaikan pendidikannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran proses terjadinya quarter life crisis yang terjadi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Angkatan 2019. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan informan penelitian ini terdiri dari 4 orang mahasiswa ekonomi angkatan 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi tidak terstruktur dan wawancara. Adapun teknik analisis data menggunakan metode Miles and Huberman: Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian dengan demikian bisa dikatakan bahwa mahasiswa angkatan 2019 Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan mengalami fenomena quarter life crisis dengan diketahui adanya tekanan yang berasal dari dalam dan luar individu, namun dari keempat subjek memiliki perbedaan masing-masing gambaran quarter lifer crisis.
The Effectiveness of Six Thinking Hats Group Counseling in Enhancing Students’ Problem-Solving Skills Padmi, Ni Made Diah; Manurung, Nazwa; Ariantini, Nisa
Bisma The Journal of Counseling Vol. 8 No. 3 (2024): December
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v8i3.87155

Abstract

Problem-solving skills are among the essential soft skills required by students to address the challenges of today’s society. These skills not only help students make critical decisions but also foster the development of positive behavior. This study aims to analyze the impact of group counseling using the six-thinking hats method on students’ problem-solving skills. The research employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest experimental design. Data were obtained from pretest and posttest scores measured using a Problem-Solving Skills Questionnaire comprising 30 items. The study sample consisted of 9 students selected through purposive sampling techniques. Data analysis was conducted using the Wilcoxon nonparametric statistical test. The results showed a Z-score of -2.668b and an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.008 (< 0.05), indicating a significant effect of group counseling based on the six-thinking hats method on improving students' problem-solving skills. These findings provide valuable contributions to guidance and counseling (GC) teachers seeking to enhance students’ problem-solving skills through innovative approaches. This research also opens avenues for further studies with larger sample sizes to improve the generalizability of the findings.