SILVIA RACHMADANI
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN WEEKEND SERVICE (PROGRAM LAYANAN AKHIR PEKAN) DI BADAN PERTANAHAN NASIONAL KABUPATEN GRESIK SILVIA RACHMADANI
Publika Vol 4 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n4.p%p

Abstract

Abstrak Weekend Service (Program Layanan Akhir Pekan) merupakan salah satu inovasi dibidang layanan pertanahan yang dilaksanakan sejak bulan November 2014 sesuai dengan Surat Edaran Nomor 12 / SE / XI / 2014 tentang pelayanan pertanahan hari Sabtu dan Minggu di lingkungan Kementrian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional, yang mana kantor pertanahan membuka pelayanan di luar hari kerja yaitu pada akhir pekan atau Sabtu dan Minggu. Weekend Service (Program Layanan Akhir Pekan) dimaksudkan untuk percepatan layanan pertanahan tertentu serta membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja. Salah satu Badan Pertanahan Nasional yang menerapkan layanan ini adalah Badan Pertanahan nasional Kabupaten Gresik. Dalam memberikan pelayanan Weekend Service (Program Layanan Akhir Pekan), BPN dituntut untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat untuk terciptanya kualitas pelayanan yang memuaskan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 60 orang pemohon. Definisi operasional variabel dalam penelitian ini terdiri dari Bukti fisik (tangibles), Kehandalan (reliability), Daya tanggap (responssiveness), Jaminan (assurance), Empati (empaty). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan Weekend Service (Program Layanan Akhir Pekan) di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Gresik secara garis besar dapat dikatakan baik. Adapun perolehan nilai prosentase tertinggi yaitu pada indikator Empathy/Empati 83,33% dengan hasil tertinggi didukung oleh item pernyataan nomor 5 yakni terkait petugas melayani dan menghargai setiap pelanggan dengan nilai prosentase sebesar 84%. Dan prosentase terendah diperoleh pada indikator Responsiveness/Daya Tanggap Empati 76,05% yang dipengaruhi oleh item pernyataan nomor 2 terkait petugas melakukan pelayanan dengan cepat mendapatkan nilai sebesar 73,33%. Dari keseluruhan kualitas pelayanan Weekend Service (Program Layanan Akhir Pekan) yang diberikan memperoleh nilai rata-rata sebesar 79,09% atau dinyatakan “Puas”, yang artinya layanan weekend service (program layanan akhir pekan) di Badan Pertanahan Kabupaten Gresik telah berkualitas. Kata Kunci: Weekend Service (Program Layanan Akhir Pekan), Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan
Mentality Readiness, Morality, and Work Ethic in the Industrial World: A Counseling Program at SMK Fatahillah 1 Cilegon Tatang Mahpudin; Titis Sri Wulan; Silvia Rachmadani; Muhammad Rizki Ashari; Siti May Khofifa
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 2, No 1 (2026): June 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mental, moral, and work ethic readiness are important foundations that Vocational High School (SMK) students must have in facing the demands of an increasingly competitive industrial world. These three aspects not only support technical skills, but also determine students' success in adapting to real work dynamics. A strong mentality helps students face the pressures and challenges of industry, good morality forms integrity and responsibility in work, while a strong work ethic encourages discipline, productivity, and professionalism. Based on this urgency, the community service team carried out counseling activities at SMK Fatahillah 1 Cilegon with the theme "Mentality, Morality, & Work Ethic Readiness in the Industrial World". This activity was carried out through interactive lectures and group discussions. The results of the implementation showed that students gained a deeper understanding of the importance of morality as a basis for forming a work ethic, as well as mental readiness in facing a competitive world of work. This counseling contributed to strengthening students' character to be more adaptive, competitive, and ready to face changes in the industrial era 4.0 towards 5.0. Thus, this activity is a strategic step in preparing vocational high school graduates who are not only technically proficient but also mentally mature, morally upright, and possess a strong work ethic, enabling them to compete in the global workforce.