Anizar Ahmad
PAUD

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Permainan Tradisional Aceh Di PAUD IT Al-Fatih Banda Aceh Reshi Yufitsa; Anizar Ahmad; Johari Efendi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 3 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.356 KB)

Abstract

Implementasi permainan tradisional Aceh merupakan salah satu cara mengenalkan unsur nilai sosial budaya dan tradisi dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini. Bagaimana jenis permainan tradisional Aceh dan aspek perkembangan yang dapat dikembangkan melalui permainan tradisionalĀ  Aceh dalam penelitian di PAUD IT Al-Fatih Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah 54 orang anakĀ  dan 11 orang guru di PAUD IT Al-Fatih Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima jenis permainan tradisional Aceh yang diimplementasikan di PAUD IT Al-Fatih Banda Aceh, yaitu (1) engklek, (2) tam-tam buku, (3) ureung buta, (4) lumpat taloe, dan (5) meupet-pet nyet. Aspek yang dapat dikembangkan dari permainan tradisional Aceh yang diimplementasikan enam aspek dasar perkembangan anak, (1) agama dan moral, (2) bahasa, (3) fisik motorik, (4) kognitif, (5) sosial emosional, dan (6) seni. Disarankan kepada pengelola lembaga PAUD IT Al-Fatih untuk menyediakan berbagai alat permainan tradisional Aceh dan memasukkan dalam kurikulum PAUD IT Al-Fatih.
PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK YANG MENONTONFILM ANIMASI DI TK IDAMAN HATI KECAMATAN SAWANG ACEH UTARA . Rinayanti; Anizar Ahmad; Erni Maidiyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 3 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.356 KB)

Abstract

Perkembangan sosial emosional anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor lingkungan baik lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan media-media disekitar anak yaitu televisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak yang menonton televisi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang anak yang berusia 5-6 tahun dan informan dalam penelitian ini adalah orang tua anak dan guru di TK Idaman Hati. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) anak melakukan dua jenis kekerasan yaitu kekerasan fisik dan verbal; 2) tayangan televisi yang sering dilihat anak adalah film animasi kartun yang mengandung unsur kekerasan dan kefulgaran; 3) waktu yang dihabiskan anak dalam menonton yaitu mencapai 2-5 jam perhari pada waktu pagi, siang, sore dan malam; 4) perilaku anak pada saat menonton televisi bermacam-macam, yaitu diam memperhatikan, menirukan adegan secara langsung dan tidak langsung; dan 5) peran orang tua hanya sebatas menonton televisi bersama dan tidak memberikan bimbingan dan tanggapan terhadap tayangan yang dilihat anak. kesimpulan dari penelitian ini adalah perkembangan sosial emosional anak masih kurang baik, yaitu perilakunya masih cenderung ke hal-hal yang negatif. DiharapkanĀ  kepada orang tua agar dapat mendidik, mengasuh, dan membimbing anak dengan baik serta melakukan pengontrolan dan pendampingan pada saat anak menonton televisi.
PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI INTERAKSI SOSIAL DENGAN TEMAN SEBAYA DI PAUD NURUL HIDAYAH, DESA LAMPUUK, KABUPATEN ACEH BESAR . Nurhabibah; Anizar Ahmad; Erni Maidiyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 3 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.356 KB)

Abstract

Bermain dengan lingkungan sekitar (teman sebaya) dapat merangsang aspek-aspek perkembangan anak, khususnya perkembangan sosial emosional. Akan tetapi, sebagian orang tua berpendapat bahwa teman sebaya hanya dapat membawa pengaruh negatif terhadap anak, sehingga melarang anaknya untuk bermain bersama teman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak melalui interaksi sosial dengan teman sebaya di PAUD Nurul Hidayah, Desa Lampuuk, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah enam orang anak berusia empat s/d enam tahun, sedangkan informan dalam penelitian ini adalah guru di PAUD Nurul Hidayah, Desa Lampuuk, Kabupaten Aceh Besar. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Penelitian diketahui bahwa perkembangan sosial emosional anak melalui interaksi sosial dengan teman sebaya di PAUD Nurul Hidayah sudah baik. Adapun perkembangan sosial emosional anak melalui interaksi sosial dengan teman sebaya meliputi; 1) anak berbagi dengan teman sebaya, 2) menaati aturan yang berlaku dalam permainan, 3) anak bermain dengan teman sebaya, 4) menunjukkan sikap tata krama dan sopan santun sesuai dengan nilai sosial budaya setempat. Namun ada anak yang melakukan penyimpangan prilaku seperti memukul, mendorong, mengejek dan menendang. Akan tetapi penyimpangan prilaku yang di lakukan anak di PAUD Nurul Hidayah Desa Lampuuk, Kabupaten Aceh Besar masih dapat didik ke arah yang lebih baik. Ketika anak melakukan penyimpangan prilaku terhadap teman sebayanya, guru selalu menasehati dan memberi arahan. Diharapkan kepada orang tua, agar tidak melarang anak bermain dengan teman sebaya, karena teman sebaya merupakan salah satu faktor perkembangan sosial emosional. Namun tetap dalam pengawasan orang tua atau guru.