Muhammad Willy
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI DAYA TAHAN JANTUNG PARU PADA TEAM FUTSAL MAVILLA FC LHOKSUKON ACEH UTARA TAHUN AJARAN 2019 Muhammad Willy; Razali Razali; Alfian Rinaldy
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 6, No 1 (2020): FEBRUARY 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Evaluasi Daya Tahan Jantung Paru Pada Team Futsal Mavilla Fc Lhoksukon Aceh Utara 2019”. Daya tahan jantung paru adalah salah satu  kesanggupan ataupun kekuatan manusia dalam menggunakan jantung parunya dan pembuluh darah dengan lancar dalam penggunaan udara yang  disalurkan ke bagian tubuh dengan tempo yang relatif lama. Penulisan ini bertujuan untuk dapat mengetahui tingkat kekuatan daya tahan jantung paru pada Team Futsal Mavilla Fc Lhoksukon 2019.Pendekatan kuantitatif adalah pendekatan  yang dipakai dalam penelitian ini, dan jenis penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Metode penelitian deskriptif –kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan suatu peristiwa yang ada dengan penggunaan angka-angka atau rumus.Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk mengukur daya tahan jantung paru dipakai untuk penelitian ini. Tes yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan melakukan lari 15 menit (Balke). Hasil data dari tes lari 15 menit tersebut kemudian dihitung menggunakan perhitungan nilai rata-rata dan  persentase.Berdasarkan hasil data analisis yang telah diperoleh, dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat daya tahan jantung paru pemain futsal Mavilla Fc sebesar 54.0088 (dengan kategori baik), dengan rincian sebagai berikut: (1) terdapat 9 orang dalam kategori tinggi dengan persentase 60%, (2) 4 orang dalam kategori bagus dengan persentase 26%, dan (3) 2 orang dalam kategori cukup dengan persentase 14%
Implementasi Kewenangan Badan Narkotika Nasional (BNN) Aceh dalam Memberikan Rehabilitasi Terhadap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Muhammad Willy; Melwani
Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 2 No. 2 (2025): Pluralisme Hukum, Kekhususan Daerah, dan Perlindungan Hukum
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al-Banna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/jurisprudensi.v2i02.08

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the authority of the National Narcotics Agency of Aceh Province in providing rehabilitation for narcotics abusers, to identify the obstacles encountered, and to explain the efforts undertaken to optimize the implementation of rehabilitation. This research employs a qualitative method with a socio-juridical approach. Data were obtained through library research and field research in the form of interviews with relevant parties, and were then analyzed descriptively and analytically. The findings show that BNN Aceh has a strategic authority in the implementation of rehabilitation, which is carried out through the stages of assessment, medical rehabilitation, social rehabilitation, and follow-up guidance. However, the implementation of this authority has not yet been optimal due to several obstacles, including low public participation and understanding, stigma toward narcotics abusers, limited facilities and infrastructure, a shortage of human resources, insufficient budget allocation, and suboptimal inter-agency coordination. To address these obstacles, BNN Aceh has undertaken various efforts through strengthening public outreach, cross-sectoral coordination, community empowerment, as well as the application of social, situational, and community-based crime prevention approaches. This study confirms that the effectiveness of rehabilitation is determined not only by the normative legal authority, but also by institutional capacity and social support in its implementation.