Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Validity of Bilingual Teaching Material Based on STSE on Fungi Material to Practice Scientific Literacy for Senior High School Grade 10th Dewi Purwasih; Isnawati Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v12n2.p380-387

Abstract

Abstract Teaching Materials are the teaching aids to explain concepts to students or evaluate their performance to increase the quality of learning, one of which is scientific literacy skills in the school. Teaching material based on STSE (science, technology, society, environment) can facilitate scientific literacy skills for students. Fungi material has to vary content related to science, technology, society, and the environment. The students can practice their scientific literacy skills. The research aimed to explain the theoretical eligibility of bilingual teaching material based on STSE on fungi material to practice scientific literacy for senior high school grade 10th. The theoretic eligibility is measured based on product validity. The research of development refers to the Model of Fenrich Instructional Development Cycle conceives phases such as analysis, planning, design, development, and implementation, in which every cycle must be evaluated and revised. The validity of the teaching material was assessed by a biology education expert, a fungi material expert, and a biology teacher of senior high school. The data were analyzed qualitatively. The developed teaching material was counted to be able to practice students' scientific literacy skills. Based on the validation result of three components are content 3.87, appearance 4, and linguistic 3.93. Based on the result of three criteria of theoretical eligibility acquired an average score of 3.93 with a percentage of 98% with a very valid category. Hence the teaching material was valid to use in the learning activity. Keywords: STSE (Science, Technology, Society, Environment), Fungi, Scientific literacy, Teaching Material
Validitas dan Kepraktisan LKPD PjBL (Project Based Learning) Materi Bioteknologi untuk Melatihkan Keterampilan Bioentrepreneurship Dhea Rizqy Amalia; Isnawati Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v12n2.p515-524

Abstract

LKPD yaitu sarana untuk yang mempermudah pembelajaran sehingga bisa membangun hubungan antara siswa dan guru menjadi lebih baik, sehingga bisa menumbuhkan tingkat keaktifan dan prestasi pada siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis proyek atau Project Based Learning (PjBL) yang digunakan dalam melatih keterampilan bioentrepreneurship yang valid dan praktis. LKPD dibuat untuk membantu siswa berlatih wirausaha dengan konsep bioteknologi secara sederhana. LKPD PjBL juga dapat membantu siswa melatih kemandirian dan mempunyai soft skill yang dapat dimanfaatkan dikemudian hari. Terdapat variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu Kepraktisan LKPD serta kevaliditasannya yang menggunakan metode 4D tanpa Disseminate yakni Define, Design, Develop, and Disseminate. Validitas LKPD PjBL memanfaatkan metode validasi yang dilaksanakan oleh dua dosen ahli materi dan salah satu guru mata pelajaran Biologi menggunakan instrumen validasi yang berisi aspek identitas LKPD, syarat teknis, syarat konstruksi, isi LKPD, dan juga karakteristik Wirausaha. Grafik Fry disesuaikan dalam LKPD dan dijadikan uji pengukuran dari keterbacaan teks dalam menentukan LKPD, hasil yang didapat berupa kelayakan dalam LKPD PjBL sebesar 97% yang menyatakan bahwa LKPD PjBL sangat valid. LKPD yang dibuat mendapat skor keterbacaan teks yang baik dibuktikan dengan jumlah suku kata sebesar 142,4 dan 3,3 kalimat yang disesuaikan dengan jenjang kelas siswa yaitu kelas 12 SMA sehingga dapat disimpulkan kepraktisan LKPD mencapai hasil yang praktis untuk diajarkan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu LKPD dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang telah tervalidasi dan juga praktis untuk diuji cobakan kepada siswa dalam meningkatkan kemampuan bioentrepreneurship secara teoritis. Kata kunci: LKPD, Wirausaha, Bioteknologi, Valid, Praktis
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF Wardatul Maufiroh; Isnawati Isnawati; Siti Kurnia
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 4 No. 3 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 4 Nomor 3, September 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v4i3.806

Abstract

This study aims to determine the learning motivation and cognitive learning outcomes of students in the subject of environmental change using the problem-based learning (PBL) method. This type of research is Classroom Action Research (CAR) with 2 cycles. Each cycle consists of the stages of planning, implementing actions, observing, and reflecting. The subjects in this study were students of SMAN 1 Kamal class X-6 with a total of 36 students. Data was collected using observation, interviews, questionnaires, and test questions. The instruments used were questionnaire sheets and multiple-choice test sheets, which were then analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results of the study show that the use of problem-based learning (PBL) models on environmental change material can increase learning motivation and cognitive learning outcomes of students. The percentage of students' learning motivation towards learning through the PBL model in cycle 1 with the very good category was 2.78%, the motivation to learn in the good category was 52.78%, and the sufficient category was 44.44%. In cycle 2 there was an increase in the very good learning motivation category by 11%, the good category by 75%, and the sufficient category by 14%. The percentage of cognitive learning outcomes of students who met KKM standards in cycle 1 was 69.44% and increased in cycle 2 by 86%.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis CANVA Materi Sistem Respirasi Manusia dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Hilda Anggraini; Isnawati Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v12n3.p800-811

Abstract

Abstrak Pengembangan media digital diperlukan dalam bidang pendidikan untuk memudahkan proses pembelajaran. Siswa bosan menggunakan media pembelajaran powerpoint dan kesulitan pada materi Sistem Respirasi Manusia karena abstrak. Akibatnya, motivasi dan hasil belajar kognitif siswa rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif siswa dengan mengembangkan media pembelajaran audio visual. Media audio visual mampu menarik minat siswa untuk belajar dan memudahkan siswa dalam memahami materi. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan media pembelajaran audio visual berbasis Canva materi Sistem Respirasi Manusia dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif siswa yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan model ASSURE (analyze learner, state objective, select media and materials, utilize media and materials, require learner participant dan evaluated and revise) dan uji coba terbatas pada 15 siswa di SMAN 14 Surabaya. Validitas diperoleh berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media dan guru Biologi. Kepraktisan diperoleh berdasarkan hasil respons siswa. Keefektifan diperoleh berdasarkan motivasi yang mencakup hasil observasi dan hasil respons siswa, serta hasil belajar kognitif siswa mencakup pretest dan posttest. Validitas diperoleh rata-rata 3,80 (sangat valid). Kepraktisan diperoleh rata-rata 92% (sangat praktis) dan keefektifan diperoleh rata-rata nilai observasi 97 (tinggi), N-gain respons motivasi 0,90 (tinggi) dan N-gain hasil belajar kognitif 0,80 (tinggi) (sangat efektif). Secara keseluruhan hasil penelitian ini dinyatakan valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif siswa. Media audio visual mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif siswa karena melibatkan indera penglihatan dan pendengaran secara bersamaan. Kata Kunci: Media pembelajaran, audio visual, Sistem Respirasi Manusia, motivasi, hasil belajar kognitif.