Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Booklet Berbasis Scientific Literacy Materi Pencemaran Lingkungan untuk Siswa Kelas X SMA Uswatun Hasanah; Herlina Fitrihidajati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p498-505

Abstract

Booklet merupakan salah satu inovasi sumber belajar yang dapat digunakan sebagai penerapan pembelajaran berbasis scientific literacy pada materi pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan booklet berbasis scientific literacy secara teoritis dan empiris. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan desain 4-D model yang terdiri dari 4 tahap (1) pendefisian (define), (2) peracangan (design), (3) pengembangan (develop) dan (4) penyebaran (desseminate), akan tetapi penelitian ini hanya sampai tahap pengembangan (develop). Parameter yang diukur meliputi kelayakan teoritis berupa hasil validasi, dan kelayakan empiris berupa hasil uji keterbacaan dan respon peserta didik. Sasaran uji coba terbatas booklet yaitu peserta didik kelas X SMAN 1 Lamongan berjumlah 20 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2019 – Mei 2020. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa booklet berbasis scientific literacy layak secara teoritis dengan hasil validasi rata-rata 0,81 termasuk dalam ketegori valid, layak secara empiris dengan hasil keterbacaan berada di level 9 dan 10 serta respon peserta didik mendapat hasil rata-rata 97,5% termasuk dalam kategori sangan efektif. Kata kunci: Booklet, Scientific literacy, Pencemaran Lingkungan
The Effectiveness of the Unplugged Informatics Approach in Improving Junior High School Students' Digital Literacy and Ethics Uswatun Hasanah; Andi Kristanto
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 18 No 1 (2026): Advancing Learning Innovation, Educational Technology, and Character Development
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jip.v18i1.2873

Abstract

Even though the Merdeka Curriculum mandates the Social Impact of Informatics (DSI) as a vital component, many middle school students face persistent challenges in detecting online falsehoods and maintaining ethical behavior online. This investigation aimed to analyze the impact of the Informatics Unplugged strategy on enhancing digital literacy and ethical awareness among students. A quantitative quasi-experimental approach featuring a Non-equivalent Control Group Design was deployed. The participant pool comprised eighth-grade students at SMP Negeri 2 Tulangan; samples were gathered through purposive sampling, allocating one group to an experimental class utilizing Informatics Unplugged and another to a control class under conventional teaching. Data collection instruments included a validated digital literacy test and a digital ethics questionnaire. For data analysis, paired-sample t-tests, independent-sample t-tests, and normalized gain (N-Gain) metrics were applied. The empirical evidence demonstrated a statistically significant divergence between the experimental and control cohorts ($p < .05$). The experimental set recorded a high N-Gain of 0.74, contrasting with the control set's 0.38, which marks a superior progress in both digital literacy and ethics. Ultimately, the study confirms that the Informatics Unplugged model is highly capable of driving improvements in students' digital competence, making it an advantageous instructional alternative for teaching DSI contextually.