Rustam Rustam
Universitas Riau Kepulauan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan Anak Terhadap tindak Pedagangan Anak Rustam Rustam
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 4, No 1 (2020): April 2020, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v4i1.2403

Abstract

Indonesia merupakan Negara berdasarkan hukum hal ini termuat dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara RI 1945, yang mana bertujuan mengatur kegiatan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari berdasarkan norma yang berlaku, dan sebagai landasan konstitusonal juga secara tegas mengatur tentang pentingnya perlindungan terhadap hak asasi manusia, termasuk didalamnya perlindungan perempuan dan anak.berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia mencatat dalam kurun waktu 2016 ada 1000 kasus kekerasan terhadap anak salah satunya adalah perdaganan dan eksploitasi anak. Kesimpulan Peneliti berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, yaitu : (1)bahwa penerapan hukum pidana oleh hakum terhadap pelaku tindak pidana Perdagangan Anak telah sesuai karena dalam putusan perkara Nomor 989/Pid.B/2016/PN.Btm para terdakwa dinilai sah dan terbukti melakukan perbuatan tersebut. (2) pertimbangan hukum Hakim dalam menjatuhkan putusan pada putusan perkara Nomor 989/Pid.B/2016/PN.Btm sudah sesuai dengan hukum yang berlaku meski seharusnya hukuman pidana yang dijatuhkan dinilai Peneliti masih bisa lebih maksimal.
Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pencurian Kartu Kredit Dengan Menggunakan Internet di Indonesia Rustam Rustam
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v4i2.2705

Abstract

Dalam perkembangan teknologi informasi, khususnya perkembangan internet, di samping memberikan aspek manfaat, namun terdapat pula sisi negatif. Sisi negatif yang bermunculan umumnya adalah penggunaan menyimpang dari teknologi tersebut. Penggunaan menyimpang salah satunya adalah adanya keinginan dari pihak-pihak tertentu untuk menerobos masuk kedalam situs-situs atau jaringan milik orang lain. Tujuannya untuk mencuri, mengubah, dan/atau mengambil data/informasi milik orang lain. Berdasarkan pada penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil, yaitu 1) modus yang dilakukan oleh pelaku kejahatan kartu kredit dilakukan dengan melalui cara konvensional dan juga modern, dengan cara konvensional misalnya dengan mencuri fisik kartu kredit, sedangkan dengan langkah  modern dengan menanamkan spyware parasites,skimming. 2) terdapat kendala dalam penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan kartu kredit, misalnya pelaku kejahatan yang bergerak dengan melintasi batas negara sehinga akan menyulitkan penyidik dalam penyelidikan dan penyidikannya, selain itu sistem perangkat atau alat yang pelaku gunakan dengan melibatkan perangkat-perangkat modern dan canggih, sehingga tidak menutup kemungkinan pada beberapa daerah terpencil di Indonesia menyebabkan kejahatan itu sulit untuk terdeteksi.