Heru Kurniawan
IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model pengembangan ukm industri ekonomi kreatif di kota cirebon dalam presfektif ekonomi islam Heru Kurniawan
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 4, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.774 KB) | DOI: 10.24235/inklusif.v4i1.3705

Abstract

Quardple helixwhere government, businessmen, academicians, and communities become the main actor from the model. In Cirebon, there are some problems faced by creative economic actors as follows lack of competent human resources, lack of capital, and lack of marketing access.This study got the result as an action conducted by the Cirebon authorities in supporting the progress of creative economy as follows conducting entrepreneurship training, UMKMgo online training, product packaging training, and taxation training. In capital sector, the actions can be financing socialization, program socialization from the Ministry, and checking to ensure the reality of UKM. In marketing sector, the actions can be the improvement of partnership for small medium enterprise with private sectors, the implementation of UKM product promotion, the cooperation with market place online, the cooperation with supermarket and mini market and the supplying of Web UMKMKey Words : Creative Economy, Model, IslamiAbstrakEkonomi kreatif adalah sebuah konsep diera ekonomi baru yang mengutamakan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama Dalam pengembanganya ekonomi kreatif khususnya di Jawa Barat menggunakan model Quardple helix dimana peran pemerintah, pengusaha, akademik dan komunitas menjadi aktor utama dari model tersebut, Di kota cirebon terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh para pelaku ekonomi kreatif diantaranya adalah sumber daya manusia yang kurang kompeten, kurangnya modal, serta akses pemasaran masih lokal.Hasil dari penelitian ini berupa tindakan yang dilakukan oleh pemerintah kota cirebon dalam mendukug pengembangan ekonomi kreatif seperti, mengadakan kegiatan Pelatihan kewirausahaan, Pelatihan UMKM go Online, Pelatihan pengemasan produk dan Pelatihan perpajakan. Dalam bidang permodalan hal yang dilakukan berupa kegiatan Sosialisasi permodalan, Sosialisasi program dari kementrian serta Pengecekan untuk memastikan kebenaran UKM. Dalam bidang pemasaran hal yang dilakukan berupa Peningkatan kemitraan bagi usaha kecil menengah dengan pihak swasta, Penyelenggaraan promosi produk UKM, Kerjasama dengan market place online, Kerjasama dengan supermarket dan mini market serta Penyediaan Web UMKM. Kata kunci : Ekonomi Kreatif, Model, Islam