Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS CLUSTER PENENTUAN PROMOSI PRODUK PASCA PANDEMI COVID 19 DENGAN METODE K MEANS Devi Sugianti; Arief Soma Darmawan; Anas Syaifudin; Risqiati Risqiati
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2023): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol7No1.pp20-24

Abstract

The impact of the COVID-19 pandemic has been felt by all sectors, including the economic sector. UMKM have really felt the impact after the covid 19 pandemic with declining sales turnover. This study aims to classify products from UMKM that are not selling well and selling well. The K means method was chosen for grouping because it is simple and the K means method can group according to the same criteria grouped into a data cluster, for different data entered into another cluster. There are 28 data sets which will be grouped into 2 clusters . With the criteria of total goods sold, total transactions, difference in days and final stock. The data was taken from January 2022 to August 2022. After clustering, it was found that C1 had 12 products that were selling well, and for C2 there were 16 products that were not selling well. Therefore, UMKM can carry out sales promotion strategies that are fast and precise so that products that are not selling well can increase sales volume. Promotions can be carried out in the form of discounted promotions, mailer promotions, and fractional promotions.
PENERAPAN CROSS SELLING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA KLINIK KECANTIKAN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI Syaifudin, Anas; Risqiati, Risqiati; Sugianti, Devi; Darmawan , Arief Soma
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2023): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol7No2.pp295-300

Abstract

The impact of the COVID-19 pandemic has been felt by all sectors, including the economic sector. UMKM have really felt the impact after the covid 19 pandemic with declining sales turnover..This study aims to classify products from UMKM that are not selling well and selling well. The K mens method was chosen for grouping because it is simple and the K means method can group according to the same criteria grouped into a data cluster, for different data entered into another cluster. There are 28 data sets which will be grouped into 2 clusters . With the criteria of total goods sold, total transactions, difference in days and final stock. The data was taken from January 2022 to August 2022. After clustering, it was found that C1 had 12 products that were selling well, and for C2 there were 16 products that were not selling well. Therefore, UMKM can carry out sales promotion strategies that are fast and precise so that products that are not selling well can increase sales volume. Promotions can be carried out in the form of discounted promotions, mailer promotions, and fractional promotions
IMPLEMENTASI CLUSTERISASI UNTUK PENGELOMPOKKAN GAYA BELAJAR MAHASISWA DENGAN METODE K MODES Kurniawan, Muhammad Faizal; Sugianti, Devi; Darmawan, Arief Soma; Wibowo, Ari Putra; Widiyono, Widiyono
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2024): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol8No1.pp20-25

Abstract

One of the keys to success in learning is determining student learning styles. Learning styles are grouped into 3, grouping learning styles based on the characteristics of students. Sample data used for 3 classes in the artificial intelligence course with total data of 83 students who answered 36 questions. To be able to carry out student mapping using the k modes method for clustering. The K modes method is used because the data used is categorical. K modes can be used for multi-dimensional clustering and shorter computing times. With the clustering application for grouping student learning styles with a sample of 83 students by answering 36 questions to be divided into 3 groups, the results were 37 students for the visual group, 31 students for the auditory group and 15 students for kinesthetics. At the testing stage, black box testing is used. By knowing learning style groups, students can easily learn and absorb information
VISUALISASI DATA PENJUALAN LOOKMANSTORE.ID MENGGUNAKAN LOOKER STUDIO Wibowo, Ari Putra; Darmawan, Arief Soma; widiyono, Widiyono
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 19 No 2 (2024): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIX No. 2 Oktober 2024
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v19i2.305

Abstract

Adanya platform penjualan elektronik atau yang lebih sering dikenal dengan e-commerce banyak memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli. Tidak hanya perusahaan besar yang melakukan penjualan melalui e-commerce, namun pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dalam bebeapa tahun terakhir sudah memanfaatkan e-commerce untuk menjual produk mereka kepada pelanggan. Lookmanstore.id adalah salah satu pelaku UMKM yang sudah menggunakan platform e-commerce dalam satu tahun terakhir. Untuk meningkatkan penjualan Lookmanstore.id sudah melakukan strategi pemasaran seperti melakukan iklan, membuat video promosi dan juga melakukan potongan harga untuk produk yang dijual namun terkadang hal ini kurang efektif dalam meningkatkan penjualan. Maka dari itu diperlukan pemahaman data penjualan yang baik sebagai dasar untuk menentukan strategi pemasaran agar memperoleh hasil yang optimal. Selain itu penyajian visualisasi data menjadi faktor tersendiri agar lebih efektif dalam membantu dan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai tren penjualan saat ini, mengidentifikasi peluang bisnis, mengoptimalkan strategi penjualan dan menentukan stok produk. Sehingga pada penelitian ini dilakukan pembuatan dashboard interaktif dengan menggunakan Looker Studio dalam melakukan analisa dan visualisasi data penjualan pada Lookmanstore.id yang dapat membantu dalam mengoptimalkan strategi pemasaran, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengambil keputusan berdasarkan pemahaman yang lebih baik tentang data penjualan. Kata kunci: visualisasi data, dashboar penjualan, looker studio
EDUKASI PENDAMPINGAN ORANG TUA MURID MENGENAI DAMPAK PENGGUNAAN GAWAI BAGI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI TK CEMPAKA 01 PEKALONGAN Syaifudin, Anas; Risqiati; Wim Hapsoro; Arief Soma Darmawan; Devi Sugianti
Jurnal Abdi Nusa Vol. 4 No. 3 (2024): October 2024
Publisher : LPPM Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/abdinusa.v4i3.262

Abstract

Gadget atau gawai adalah media yang di pakai sebagai alat komunikasi modern. Di mana kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi dengan kemunculan gawai sangatlah membantu dan memberi kemudahan bagi manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dalam penggunaan, gawai bisa memberikan dampak positif dan negatif, terutama untuk anak usia dini yang masih menjadi peniru handal dengan apa yang dilihat dan di dengar. Anak usia dini adalah anak yang berusia kurang dari 6 tahun, anak yang masih dalam masa golden age. Dari dampak positifnya gawai bisa untuk kemampuan motorik dan kognitif anak serta bisa untuk hiburan anak. Sedangkan dari dampak negatifnya anak akan kurang dalam hal sosial, emosional tidak terkontrol dan kecanduan gawai. Maka dari itu akan dilakukan edukasi pendampingan orang tua murid mengenai dampak penggunaan gawai bagi perkembangan anak usia dini, yang diharapkan dapat membantu orang tua dalam mendampingi anak-anak saat bermain gawai. Hasil dari pengabdian ini orang tua murid sekarang bisa mengontrol serta mendampingi anak-anak dalam menggunakan gawai, sehingga anak-anak tidak terjerumus ke hal yang negatif atau tontonan yang belum seusianya untuk dilihat, bisa memberikan nasehat kepada anak-anak untuk tontonan atau gim yang bisa digunakan untuk anak usia dini.