Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENENTUAN STRATEGI PROMOSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU DENGAN ALGORITMA CLUSTERING K-MEANS Tria Titiani Chasanah; Widiyono Widiyono
IC-Tech Vol 12 No 1 (2017): IC-Tech Volume XII No.1 April 2017
Publisher : STMIK WIDYA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.322 KB) | DOI: 10.47775/ictech.v12i1.17

Abstract

Penerimaan mahasiswa baru di STMIK Widya Pratama Pekalongan merupakan kegiatan setiap tahun. Setiap pelaksanaan terdapat beberapa kendala dan permasalahan. Masalah sejak tiga tahun yang lalu adalah penurunan jumlah pendaftar calon mahasiswa baru. Beberapa evaluasi dilakukan untuk meningkatkan jumlah pendaftar mahasiswa baru. Permasalahan yang lain antara lain kurangnya peminat program studi tertentu, sehinga pendaftar di program studi Akuntansi Komputer sedikit. Berdasarkan data pendaftaran siswa baru dalam penelitian ini akan dianalisa dengan metode pengelompokan / klustering menggunakan algoritma K-Means untuk mendapatkan informasi-informasi sesuai kelompok-kelompok tertentu dari data pendaftaran tahun sebelumnya. Hasil klustering akan digunakan untuk menentukan strategi promosi penerimaan mahasiswa baru STMIK Widya Pratama Pekalongan.
OPTIMALISASI KEUNTUNGAN PRODUKSI BATIK DENGAN METODE GOAL PROGRAMING Nur Fadhilah; Widiyono Widiyono
IC-Tech Vol 15 No 1 (2020): IC-Tech Volume XV No.1 April 2020
Publisher : STMIK WIDYA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.329 KB) | DOI: 10.47775/ictech.v15i1.91

Abstract

Batik merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Pekalongan. Kegiatan usaha batik dilakukan oleh masyarakat secara turun temurun sehingga bagi masyarakat Pekalongan merupakan sumber kehidupan sehari-hari. Usaha batik tidak hanya masalah proses pembuatannya, tetapi harus memperhatikan dalam pemasaran, manajemen, perkembangan motif, dan tentunya keuntungan yang sebesar besarnya.  Mendapatkan keuntungan yang besar pada usaha batik tentunya tidak dapat hanya sekedar menaikan harga jual saja, dikarenakan persaingan harga antar pengusaha batik tentunya sangat banyak jumlahnya. Manajemen yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan penghematan-penghematan atau optimalisasi untuk mendapatkan keuntungan yang banyak dari beberapa post kegiatan. Metode Linier Programing merupakan salah satu model yang dapat digunakan untuk memaksimalkan keuntungan dengan memaksimalkan prioritas tertentu. Perkembangan dari metode linier programing adalah metode Goal Programing, metode goal programing dapat melakukan maksimasi keuntungan dengan lebih dari satu prioritas. Metode Goal Programing akan diterapkan pada usaha batik, untuk memaksimalkan keuntungan dengan dua prioritas.Keyword : Goal Programing, Usaha Batik
Pengenalan Jenis Batuan Dengan Aplikasi Berbasis Augmented Reality Taryadi Taryadi; Widiyono Widiyono
IC-Tech Vol 13 No 2 (2018): IC-Tech Volume XIII No.2 Oktober 2018
Publisher : STMIK WIDYA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.046 KB) | DOI: 10.47775/ictech.v13i2.174

Abstract

Media pemb elaja ran yang diterapkan di SMP 1 Tirto masih menggun akan meto de buku dan ceramah, sedikit tersedianya med ia peraga serta tidak diperbolehkanya media peraga dibaw a pulang menjadi kendala pembelajaran IPS khususnya bab jenis-jenis batuan. Dengan tek no logi augmented reality, batuan dapat di visua li s asikan bentuk dan proses terbent uknya batuan . Pernbua ta n aplikasi ini menggunak an software Unity 3D dan Vuforia. Hasil dari aplikasi ini adalah media pengenalan jenis• jenis batuan yang berisikan materi batuan, AR batuan, animasi proses terjad inya batuan. Aplikasi sesuai dengan kebut uhan user hal tersebut terbukti dari has il kuesioner yang menyatakan bahwa aplikasi ini menar ik, mudah dipahami, clan  layak dijadikan alternatif pembelajaran mandiri yang lebih interaktif untuk siswa. Kata Kunci: Batuan, JPS, Pengenalan, Augmented Reality
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PERSEBARAN INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN BATANG BERBASIS WEBSITE Widiyono Widiyono; H.M Ali Chusni; Taufikqurrohmnan Taufikqurrohmnan
IC-Tech Vol 14 No 2 (2019): IC-Tech Volume XIV No.2 Oktober 2019
Publisher : STMIK WIDYA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.373 KB) | DOI: 10.47775/ictech.v14i2.179

Abstract

Teknologi berbasis komputer, kini telah merambah di hampir seluruh sisi kehidupan manusia. Berbagai disiplin ilmu telah memanfaatkan teknologi ini untuk mengembangkan teori-teori dan aplikasinya melalui berbagai macam sistem informasi. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan bagian dari sistem informasi, telah mencapai kesuksesan dalam beberapa tahun terakhir. Industri kreatif merupakan industri yang berasal dari pemanfaatan kreatifitas, ketrampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.Masalah yang muncul yaitu dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 100 responden dari masyarakat umum Kabupaten Batang, bahwa 77% responden kesulitan dalam mengetahui informasi mengenai industri kreatif di kabupaten Batang dan 92% responden membutuhkan sistem yang menampilkan informasi mengenai industri kreatif di Kabupaten Batang dan persebarannya. Maka dibuatkan Sistem Informasi Geografis (SIG)Persebaran Industri Kreatif di Kabupaten Batang Berbasis Website yang bersifat dinamis, sehingga nantinya dapat ditambahkan lokasi tempat industri kreatif lainnya untuk memberikan informasi tanpa harus memperbaharui aplikasinya. Dalam pembuatan sistem ini menggunakan metode waterfall dengan 5 tahapan yaitu communication, planning, modelling, construction dan deployment. Alat pengembangan sistem yang digunakan adalah Unified Modeling Language (UML) dan tahap pengujian menggunakan White Box, Black Box, dan User Acceptance Test (UAT). Dari Hasil UAT, dapat disimpulkan bahwa SIG ini dapat membantu masyarakat dalam memberikan informasi dan menemukan lokasi tentang tempat industri kreatif di Kabupaten Batang secara cepat dan akurat. Melalui proses tahap pengembangan dan pengujian tersebut, maka dihasilkan SIG ini perlu dikembangkan lagi dengan menambahkan fitur untuk pemilik industri kreatif agar dapat mendatakan industrinya ke sistem. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Pemetaan, Industri Kreatif, Website
SISTEM PENGENDALIAN SWICH LAMPU PENERANGAN BERBASIS INTERNET of THINGS (IoT): Internet of Thing, Sistem Pengendalian, GPIO Raspberry PI Widiyono Widiyono; Ari Putra Wibowo; Hermanus Wim Hapsoro
IC-Tech Vol 18 No 1 (2023): Vol 18 No 1 (2023): IC-Tech Volume XVIII No. 1 April 2023
Publisher : STMIK WIDYA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v18i1.263

Abstract

Perkembangan teknologi bidang Teknik informatika saat ini banyak pada bidang automatic dan kontroler jarak jauh. Internet of Things (IoT) merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus sebagai pengendali sistem. Pengendalian system jarak jauh diimplementasikan melalui koneksi internet berupa halaman web berupa tombol buton sepagai pengkodean Off dan On pada General Purpose Input Output (GPIO) pada Raspberry PI. Pin GPIO akan memberikan signyal tegangan untuk memberikan triger pada relay sebagai switching lampu penerangan. Beberapa peralatan yang digunakan biasanya tergantung kebutuhan dan buget yang direncanakan. Namun peralatan kontroler Internet of Things yang murah harganya tetapi sudah mewakili konsep Internet of Things salah satunya adalah memanfaatkan Raspberry PI. Internet of Things ini digunakan sebagai pengendali Switching untuk menyalakan dan mematikan lampu penerangan dari jarak jauh. Pengendalian dapat dilakukan dengan komputer atau smartphone yang telah terkoneksi internet. Implementasi penelitian ini pada kontrol pengendali berbasis web lampu penerangan pada laboratorium komputer STMIK Widya Pratama. Dan dibuatlah prototipe untuk memudahkan simulasi sistem IoT pada penelitian ini. Luaran dari penelitian ini berupa Prototipe Jurnal terpublikai dan Bahan Ajar
Metode Fuzzy Vector Quantization Untuk Kompresi Citra RGB Motif Batik Pekalongan Widiyono Widiyono
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 11, No 1 (2022): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v11i1.3235

Abstract

Batik Pekalongan merupakan warisan nenek moyang yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat Pekalongan Batik Pekalongan memiliki ciri khas motif banyak warna yang dapat dijadikan bermacam-macam jenis model pakaian. Beberapa motif batik khas Pekalongan yang memiliki banyak warna seperti Jlamprang, Liong, Buketan, Sawat, Semen, dan Terang bulan. Seiring perkembangan teknologi informasi pemasran batik pekalongan banyak yang menggunakan marketplace atau secara daring. Citra pakaian atau kain batik dengan desain banyk warna memiliki kapasitas storage data yang besar. Demikian juga saat upload citra motif batik pada perdagangan daring seperti marketplace akan membutuhkan bandwitdth yang besar, sedangkan kendala pada pengusaha UMKM hanya memiliki access koneksi internet bandwitdth yang terbatas. Beberapa penelitian melakukan kompresi citra untuk mendapatkan ukuran bit citra lebih kecil tetapi tidak mengurangi kualitas informasi yang terkandung dalam citra. Kompresi citra dengan teknik Fuzzy Vector Quantization pada citra RGB dapat mengurangi banyak bit tetapi tidak menghilangkan informasi kualitas citra yang terkandung didalamnya. Teknik vector quantization akan mengelompokan citra menjadi beberapa blok dan menentukan pusat cluster atau  codeword. Susunan codeword berdasarkan urutan kode vektor citra merupakan pembentukan codebook, dimana kualitas citra terkompresi tergantung pada kualitas codebook. Kualitas codeword lebih baik diperoleh dengan penerapan Metode Fuzzy pada proses vector quantization. Kompresi citra dilakuakan dengan memisahkan terlebih dahulu citra Red, Green, Blue ke masing-masing lapisan. Kemudian dilakukan proses kompresi model FVQ, yang selanjutnya disatukan kembali menjadi citra berwarna.  Penelitian ini dapat mengurangi kapasitas bit citra dan tidak mengurangikualitas informasi citra berektensi Joint Photographic (jpg). Perhitungan Mean Square Error(MSE) citra hasil kompresi menunjukan error lebih rendah, dan hasil perhitungan Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) lebih tinggi yang berarti kualitas citra tidak banyak berubah walaupun terdapat pengurangan kapasitas bit citra RGB. Kata kunci: Batik Pekalongan, Kompresi Citra RGB, Fuzzy Vector Quantization
Perlindungan Data Informasi Digital Dengan Teknik Steganografi Metode Least Significant Bit Widiyono Widiyono; Ari Putra Wibowo; Risqiati Risqiati; Anas Syaifudin
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 11, No 3 (2022): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v11i3.3453

Abstract

Perkembangan teknologi pada era digital dibidang informasi dan komunikasi telah mengubah prilaku masyarakat secara global, serta menyebabkan dunia tanpa batas berkembang secara cepat. Transformasi data pada jejaring secara global menjadi kebutuhan untuk memberikan informasi yang akurat. Transformasi data pribadi pada jejaring secara global akan memungkinkan menjadikan ancaman bagi pemilik data informasi atas perbuatan pihak lain yang tidak bertanggungjawab untuk tujuan tertentu. Perlindungan data informasi digital menjadi penting untuk menjaga ancaman kejahatan data pribadi, yang akan ditranformasikan melalui jajaring secara global. Teknik Steganografi merupakan cara menyisipkan informasi pada data digital misalnya citra/gambar digital, yang kelihatanya tidak terlihat ada perbedaan serta tidak mengubah informasi yang terkandung pada data digital. Metode Least Significant Bit salah satu metode yang mempunyai kelebihan dalam hal imperceptibility yaitu data hasil embedding dengan data hasil extracting tidak ada perbedaan secara kasat mata. Perlindungan informasi data digital ini dapat diterapkan pada data file citra, dimana disisipkan data/file pesan rahasia.
Naïve Bayes, Neural Network dan K-Nearest Neighbor untuk Klasifikasi Topik Tugas Akhir Ari Putra Wibowo; Widiyono Widiyono; Anas Saifudin; Arief Soma Darmawan; Eko Budihartono
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 11, No 4 (2022): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v11i4.4251

Abstract

Pemilihan topik atau judul skripsi menentukan mahasiswa dalam menyelesaikan pengerjaan skripsi tepat waktu, hal ini juga berpengaruh dalam kebutuhan akreditasi program studi. Namun penentuan topik atau judul skripsi menjadi hal yang cukup sulit untuk mahasiswa, beberapa penelitian mengenai klasifikasi topik skripsi telah banyak dilakukan untuk mengelolompokkan topik atau judul skripsi sesuai dengan konsentrasi keahliannya sehingga memberikan informasi yang dapat membantu mahasiswa. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan model klasifikasi untuk mengetahui model klasifikasi terbaik dalam klasifikasi topik  atau judul skripsi. Ada tiga model klasifikasi yang dibangun dalam penelitian ini dengan menggunakan algoritma Naïve Bayes, Neural Network dan K-Nearest Neighbor. Evaluasi hasil dilakukan dengan metode cofusion matrix untuk mengetahui nilai akurasi, presisi, recall dan f-score. Dari hasil eksperimen menunjukkan bahwa model klasifikasi dengan algoritma Neural Network memiliki nilai akurasi paling tinggi dengan nilai 94,1% sedangkan nilai akurasi paling rendah adalah model klasifikasi Naïve Bayes dengan nilai 79% .
IMPLEMENTASI CLUSTERISASI UNTUK PENGELOMPOKKAN GAYA BELAJAR MAHASISWA DENGAN METODE K MODES Kurniawan, Muhammad Faizal; Sugianti, Devi; Darmawan, Arief Soma; Wibowo, Ari Putra; Widiyono, Widiyono
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2024): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol8No1.pp20-25

Abstract

One of the keys to success in learning is determining student learning styles. Learning styles are grouped into 3, grouping learning styles based on the characteristics of students. Sample data used for 3 classes in the artificial intelligence course with total data of 83 students who answered 36 questions. To be able to carry out student mapping using the k modes method for clustering. The K modes method is used because the data used is categorical. K modes can be used for multi-dimensional clustering and shorter computing times. With the clustering application for grouping student learning styles with a sample of 83 students by answering 36 questions to be divided into 3 groups, the results were 37 students for the visual group, 31 students for the auditory group and 15 students for kinesthetics. At the testing stage, black box testing is used. By knowing learning style groups, students can easily learn and absorb information