Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBELAJARAN SENI LUKIS ANAK BERDASARKAN PENGALAMAN LOMBA Martono .
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2014, TH. XXXIII, NO. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.602 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.1865

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses belajar melukis dalam lomba, teknik dan media melukis dalam lomba, dan karakteristik seni lukis hasil belajar dalam lomba. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif; pengumpulan data dengan obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan lukisan berdasarkan selektif verifikatif sesuai keunikan dan originalitas. Analisis menggunakan model hermeneutika untuk menafsir dan menemukan makna lukisan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses belajar melukis dalam lomba bersifat individual sesuai apa yang dipikirkan, bukan yang dilihat. Tema lukisan sesuai dengan permintaan panitia lomba. Media dan teknik menggunakan mixed media spidol, crayon, acrilic. Penilaian lomba seni lukis adalah originalitas, kreativitas, teknik, warna, dan kesesuaian tema. Karakteristik lukisan ekspresif-dinamis-deformatif sesuai pikiran anak. Warna lukisan ekpresif-imajinatif, bukan imitatif. Lukisan anak hasil belajar dalam lomba unik, ekspresif, imajinatif, spontan, dan estetik. Kata Kunci: pembelajaran, seni lukis anak, pengalaman lomba
ANALISIS RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN LAYANAN PENDIDIKAN BADAN LAYANAN UMUM (BLU) Martono .
JURNAL PENELITIAN KESEHATAN Vol 12, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.201 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman dan membuatrencana strategis pengembangan layanan pendidikan. Penelitian dilaksanakan menggunakananalisis SWOT dengan rancangan diskriptif kualitatif terhadap 20 pimpinan manajemen baik pihakinternal maupun eksternal yang dapat memberikan informasi dan mempunyai wewenangmerumuskan strategi dan mengetahui kondisi Politeknik Kesehatan Surakarta. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa seluruh indikator lingkungan eksternal mempengaruhi proses penyelenggarandan pelaksanaan pelayanan pendidikan di Politeknik Kesehatan Surakarta sebagai badan layananumum pada masa sekarang dan kelemahannya meliputi ketersediaan, kemampuan dan kualitastenaga non dosen, sistem pengawasan internal keuangan, dan ketersediaan lahan praktek. Tetapiperkembangan teknologi pendidikan dan ilmu kesehatan serta daya serap lulusan dilapangan kerjaperlu perhatian khusus agar tidak menjadi ancaman di  masa yang akan mendatang. Rencanastrategis pelayanan pendidikan jurusan Politeknik Kesehatan Surakarta sebagai badan layananumum dimasa sekarang dan yang akan datang adalah produk baru dan meningkatkan kualitasproduk atau jasa. Kata Kunci: SWOT, Layanan Pendidikan, BLU
Strategi Pembelajaran (Pengantar Kajian Pembelajaran Efektif) Martono .
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2011): Volume 4 Nomor 1 Edisi Januari 2011
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v4i1.341

Abstract

Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pendidikan harus menyentuh potensi nurani maupun potensi kompetensi peserta didik. Efesiensi dan keefektifan mengajar dalam proses interaksi belajar yang baik adalah segala daya upaya guru untuk membantu para siswa agar bisa belajar dengan baik. Satu diantara perubahan paradigma pembelajaran tersebut adalah orientasi pembelajaran yang semula berpusat pada guru beralih berpusat pada murid. Metodologi yang semula lebih didominasi ekspositori berganti ke partisipatori, dan pendekatan yang semula lebih banyak bersifat tekstual berubah menjadi kontekstual. Semua perubahan tersebut dimaksudkan untuk memperbaiki mutu pendidikan, baik dari segi proses maupun hasil pendidikan. Untuk mengetahui keefektifan mengajar, dengan memberikan tes, sebab hasil tes dapat dipakai untuk mengevaluasi berbagai aspek proses pengajaran.
Family Caregiver’s Perception and Comprehension toward Pressure Injury Prevention in Bedridden Patients after Discharge from Hospitals Martono .
Journal of Global Pharma Technology Volume 12 Issue 02 (2020) Feb. 2020
Publisher : Journal of Global Pharma Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objectives: Perception and understanding of pressure injury care is an important basis for family caregivers in preventing pressure injuries in stroke paralysis patients.The aims of this study to assess the caregiver family's perceptions and comprehension in preventing pressure injury. Methods: The design of this study was cross sectional. The survey was conducted on 357 family caregivers in nursing homes, Indonesia. Potential participants were recruited from Family Caregiver who treated stroke paralysis patients who were bedridden after being discharged from the hospital in a nursing home. Predictor variables (independent) of this study consisted of perception and comprehension and the dependent variable of this study was prevention of pressure injuries. Data were collected using a questionnaire: The analysis used linear regression with a significance level of p ≤0.05. Results: Simultaneously, 36.1% of perception and comprehension explained the prevention of pressure injury as evidenced by the value R2 = 0.361; p (F test) = 0.049. Partially, 19.4% perception of the prevention of pressure injury prevention was proven to be p (t-test) =0.016; R2=19.4% and 12.2% comprehension explained the prevention of pressure injury as evidenced by the value of p (t-test) = 0.019; R2=12.2% with a confidence interval of 95%. Conclusion: Family caregiver’s comprehension of the prevention of pressure toward pressure injury prevention in bedridden patients after discharge from hospitals was low. Perceptions and comprehension factors of family caregivers contribute to the prevention of pressure injury in stroke paralysis patients who are bedridden.Keywords: Caregivers, Perception, Comprehension, Pressure injury.
PELUANG MAHASISWA BAHASA DAN SASTRA INDONESIA MENJADI TENAGA JURNALIS Martono .
Guru Membangun Vol 23, No 1 (2010): GM Edisi Januari Vol.23 No.1 Tahun 2010
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.627 KB) | DOI: 10.26418/gm.v23i1.321

Abstract

Perkembangan persuratkabaran di Indonesia sangat pesat sejak pasca Suharto. Ini terjadi karena kebebasan dalam berekspresi sangat dijamin dalam UU Pers dan izin penerbitan surat kabar yang mudah. Kekebasan pers seperti sekarang adalah kondisi yang memungkinkan para pekerja pers memilih, menentukan dan mengerjakan tugas mereka sesuai keinginan mereka. Untuk menjadi seorang jurnalis atau wartawan atau reporter tidaklah semudah orang bayangkan. Banyak orang yang bisa mencari berita, bisa menulis berita dan bisa meyebarluaskan informasi melalui media massa, tetapi belum tentu orang itu dapat disebut sebagai jurnalis atau wartawan. Oleh karena itu, mahasiswa dibekali ilmu yang berkaitan dengan jurnalistik. Mahasiswa dibimbing berkaitan dengan penulisan berita, feature, editorial, opini, reporter yang tetap memperhatikan etika pers. Mereka harus dibekali dengan etika jurnalis. Kata kunci: pers, jurnalis, feature, editorial dan opini, keredaksian
Pendidikan di indonesia di era desentralisasi pendidikan Martono .
Guru Membangun Vol 21, No 1 (2009): GM Edisi Januari Vol. 21 No. 1 Tahun 2009
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1889.079 KB) | DOI: 10.26418/gm.v21i1.345

Abstract

Untuk Peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan pendidikan yang lebih baik, strategis desentralisasi perlu diarahkan pada pnanganan beberapa isu kebijakan yang merupakan pengakuan bahwa proses pendidikan tidak akan bisa berjalan dengan baik kalau semuanya dikontrol dari pusat. Dengan kebijaksanaan desentralisasi memerlukan pelaksanaan yang bertanggung jawab, inovatif, kreatif, dan berjiwa mandiri. Pemegang kendali pendidikan di tingkat bawah akan memunyai peran yang lebih besar. Keadaan ini akan mendorong kreativitas dan improvisasi dalam melaksanakan pendidikan, sehingga akan terdapat usaha yang terus menerus untuk meningkatkan kualitas pendidikan.