Perkembangan persuratkabaran di Indonesia sangat pesat sejak pasca Suharto. Ini terjadi karena kebebasan dalam berekspresi sangat dijamin dalam UU Pers dan izin penerbitan surat kabar yang mudah. Kekebasan pers seperti sekarang adalah kondisi yang memungkinkan para pekerja pers memilih, menentukan dan mengerjakan tugas mereka sesuai keinginan mereka. Untuk menjadi seorang jurnalis atau wartawan atau reporter tidaklah semudah orang bayangkan. Banyak orang yang bisa mencari berita, bisa menulis berita dan bisa meyebarluaskan informasi melalui media massa, tetapi belum tentu orang itu dapat disebut sebagai jurnalis atau wartawan. Oleh karena itu, mahasiswa dibekali ilmu yang berkaitan dengan jurnalistik. Mahasiswa dibimbing berkaitan dengan penulisan berita, feature, editorial, opini, reporter yang tetap memperhatikan etika pers. Mereka harus dibekali dengan etika jurnalis. Kata kunci: pers, jurnalis, feature, editorial dan opini, keredaksian
Copyrights © 2010