Wida Yulia Viridanda
Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POLA ASUH PENGGUNAAN INTERNET DENGAN PENGGUNAAN INTERNET PADA ANAK: STUDI KASUS PADA 4 SEKOLAH DASAR DI BANDA ACEH Safira Rachmana; Afriani Afriani; Zaujatul Amna; Wida Yulia Viridanda
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 4, No 1: Januari 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v4i1.19718

Abstract

Pola asuh penggunaan internet adalah peran orang tua dan proses interaksi orangtua dengan anak terkait penggunaan internet. Pola asuh penggunaan internet yang efektifakan membantu anak untuk menggunakan internet secara positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh penggunaan internet dengan penggunaan internet pada anak dan mengidentifikasikan pola asuh penggunaan internet yang umumnya diterapkan oleh orang tua di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 160 orang tua, yang dipilih melalui teknik multistage cluster dan disproportionate stratified random sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan Internet Parenting Style Scale dan waktu penggunaan internet dalam sehari diberikan dalam bentuk pertanyaan pada bagian data demografi skala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya pola asuh penggunaan internet otoriter yang berkorelasi dengan penggunaan internet anak. Orangtua yang menetapkan pola asuh penggunaan internet otoriter dapat mengurangiwaktu penggunaan internet anak. Sementara itu pola asuh penggunaan internet demokratis, pola asuh penggunaan internet permisif dan pola asuh penggunaan internet pengabaian tidak berkorelasi dengan penggunaan internet anak. Dapat disimpulkan bahwa kontrol orang tua memiliki peran yang signifikan terhadap lamanya anak menggunakan internet.
TINGKAT PEMUJAAN SELEBRITI PADA KOMUNITAS PENGGEMAR K-POP DI ACEH Alissa Maulida; Wida Yulia Viridanda; Haiyun Nisa; Novita Sari
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 4, No 1: Januari 2021
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v4i1.19720

Abstract

Pemujaaan selebriti adalah bentuk dari hubungan satu arah yang terjadi terhadap seseorang dan tokoh idolanya, yang membuat seseorang menjadi terobsesi terhadap selebriti idolanya tersebut. Hadirnya budaya korea di Aceh terlihat dari kemunculan komunitas penggemar idola dari Korea, berbentuk akun fanbase sampai komunitas yang melakukan aktivitas bersama secara langsung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkatan pemujaan selebriti pada komunitas penggemar K-Pop di Aceh, serta faktor sosiodemografi apa saja yang memengaruhi pemujaan selebriti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik penentuan sampel menggunakan sampling jenuh, yaitu 300 anggota yang bergabung di komunitas BTS Army (193) dan EXOL (107) Aceh. Pemujaan selebriti diukur menggunakan The Celebrity Attitude Scale (CAS). Hasil penelitian menunjukkan pemujaan selebriti pada kedua komunitas berada pada berbagai tingkatan, yaitu 34,2% berada di tingkat pemujaan selebriti tinggi (Borderline-Pathological), 33.9% berada di tingkat pemujaan selebriti sedang (Intense-Personal), dan 31.9% berada di tingkat pemujaan selebriti rendah (Entertainment-Social). Berdasarkan sosiodemografi pengisian skala, anggota komunitas lebih banyak berjenis kelamin perempuan, berada pada rentang usia remaja, mahasiswa, berstatus lajang, dan memiliki satu orang idola.