Claim Missing Document
Check
Articles

Corporate Social Responsibility: Media Exposure, Kinerja Lingkungan, Kepemilikan Institusional, Leverage, dan Profitabilitas Muhammad Haykal Adi Pradana; Eny Kusumawati
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i1.10964

Abstract

Corporate Social Responsibility is a commitment to improve the welfare of society through prudent business practices and the contribution of company resources. Achieving commercial success in a manner that respects ethical values and respects people, communities, and the natural environment. This study aims to analyze the influence of media exposure, environmental performance, institutional ownership, leverage, and profitability on corporate social responsibility disclosure in the energy and raw materials sector on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021–2023. The sampling technique used in this study is purposive sampling. A total of 120 companies met the criteria as observation units. The analysis method used was multiple linear regression analysis. The results of the study provide empirical evidence that media exposure and profitability do not affect corporate social responsibility disclosure. Environmental performance, institutional ownership, and leverage affect corporate social responsibility disclosure. The higher the PROPER score, the more extensive the company's CSR disclosure will be. The size of institutional ownership affects CSR disclosure. The higher the leverage ratio, the more extensive the CSR disclosure will be.
Keberlanjutan Usaha UMKM: Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Digitalisasi Bisnis, Modal Usaha, Model Inovasi Bisnis Achmad Yusuf Idris; Eny Kusumawati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.10065

Abstract

Keberlanjutan usaha merupakan kemampuan suatu bisnis, termasuk UMKM, untuk bertahan, berkembang, dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan dalam jangka panjang. Konsep ini tidak hanya menekankan pada pencapaian keuntungan finansial, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Dalam konteks UMKM, isu keberlanjutan menjadi semakin penting mengingat tantangan kompleks seperti rendahnya literasi keuangan, keterbatasan akses layanan keuangan formal, kurangnya pemanfaatan teknologi digital, keterbatasan modal, serta minimnya inovasi model bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, digitalisasi bisnis, modal usaha, dan inovasi model bisnis terhadap keberlanjutan usaha UMKM di Kota Surakarta. Populasi UMKM di Surakarta per 2023 sebesar 13.203, pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik simple random sampling dan menghasilkan 112 responden UMKM yang memenuhi kriteria sebagai unit observasi. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel literasi keuangan, inklusi keuangan, digitalisasi bisnis, modal usaha, dan inovasi model bisnis berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha UMKM. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan pengelolaan keuangan, keterjangkauan layanan keuangan, adopsi teknologi digital, kecukupan modal, serta inovasi dalam model bisnis merupakan faktor strategis yang mampu memperkuat ketahanan dan daya saing UMKM dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif.