Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

School Readiness Siswa Berkebutuhan Khusus Di Kelas Inklusi Tingkat Sekolah Dasar Kota Batu Susanti Prasetyaningrum; Putri Saraswati; - Ni’matuzahroh; Firmanto Firmanto
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v2i1.2221

Abstract

Kesiapan sekolah merupakan hal yang penting, sebelum siswa menerima materi pelajaran di lingkungan pendidikan. Dengan kesiapan sekolah yang baik anak akan lebih mudah menerima dan memahami pelajaran. Begitupun halnya dengan siswa berkebutuhan khusus, mereka membutuhkan kesiapan dalam memasuki sekolah formal inklusi disebabkan karena banyaknya tuntutan lingkungan yang akan mereka hadapi. Beberapa aspek kesiapan sekolah (school readiness) yang harus dipenuhi siswa inklusi adalah aspek kognitif, sosial, emosi, motivasi dan bahasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus di kelas inklusi. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan subyek penelitian sebanyak 31 siswa berkebutuhan khusus di kota Batu. Instrument penelitian menggunakan observasi dan wawancara serta dianalisa dengan menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rerata kesiapan sekolah (school readiness) pada siswa berkebutuhan khusus aspek bahasa (2,98%), diikuti aspek emosi (2,80%), aspek sosial (2,74%), aspek kognitif (2.60%), dan aspek motivasi (2.55%). Hal ini berarti kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus tingkat sekolah dasar di sekolah inklusi kota Batu yang paling tinggi adalah kesiapan bahasa, diikuti dengan aspek emosi dan sosial. Sedangkan aspek yang paling rendah dalam kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi Kota Batu adalah aspek motivasi dilanjutkan dengan aspek kognitif.Kata Kunci : School Readiness, siswa berkebutuhan khusus, kelas inklusi
SABUNG AYAM SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA TUYUN KECAMATAN MIHING RAYA KABUPATENG GUNUNG MAS Firmanto Firmanto
Journal SOSIOLOGI Vol. 2 No. 2 (2019): ASPEK SOSIAL BUDAYA KEHIDUPAN KELUARGA URBAN
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1246.553 KB) | DOI: 10.59700/jsos.v2i2.2031

Abstract

Permainan sabung ayam merupakan perkelahian antara dua ayam jago yang diadu denganmenggunakan pisau kecil atau biasa disebut taji sebagai senjata, yang dipasangkan di kaki ayamtersebut untuk membunuh lawannya dengan cepat jika taji tersebut mengenai lawannya. Permainansabung ayam di Desa Tuyun menjadi sebuah solusi alternatif perekonomian bagi masyarakatpenambang emas yang tidak dapat bekerja menambang emas di musim kemarau, maka merekamengisi waktunya dengan melakukan permainan sabung ayam. Adapun rumusan masalah yangdigunakan yaitu: mengapa masyarakat melakukan permainan sabung ayam dan apa dampakpositif dan dampak negatif bagi kehidupan perekonomian masyarakat yang telah melakukanpermainan sabung ayam? Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptifkualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah orang yang berperan dalam permainan sabung ayamyaitu pekerja penambang emas yang melakukan permainan sabung ayam dan penjual ayam jago.Teknik pengumpulan data dengan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta lokasipenelitian berada di Desa Tuyun Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. Masyarakatyang melakukan permainan sabung ayam karena tidak dapat bekerja menambang emas di musimkemarau sehingga mereka mengisi waktunya dengan bermain sabung ayam, sehingga sabungayam tersebut menjadi sebuah solusi alternatif perekonomian bagi masyarakat khusunya bagipenambang emas yang tidak dapat bekerja menambang emas karena musim kemarau. Haltersebut dipengaruhi oleh bebarapa faktor antara lain faktor ekonomi, faktor hiburan, dan faktorbelajar. Dari permainan sabung ayam tersebut memberikan dampak positif dan dampak negatif