Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Dimensi Saluran Terbuka Guna Menanggulangi Banjir Tahunan (Studi Kasus Di Jl. Jend A. Yani – Jl. Mayjend Sutoyo) Robby Marzuki
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.56 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2494

Abstract

Analisis Kinerja Saluran Drainase di Daerah Tangkapan Air Hujan. Prasarana dan sarana atau infrastruktur diartikan sebagai fasilitas fisik suatu kota atau negara yang sering disebut pekerjaan umum yang meliputi bangunan atau Fasilitas - fasilitas dasar, peralatan - peralatan, dan instalasi yang dibangun untuk mendukung berfungsinya suatu sistem perkotaan. Mengingat begitu luasnya cakupan infrastruktur maka dalam hal ini kajian memfokuskan pada saluran drainase. Drainase dapat didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Saluran drainase direncanakan untuk dapat melewatkan debit rencana dengan aman. Perencanaan drainase yang harus diperhatikan adalah data curah hujan, tata guna lahan dan dimensi saluran. Saluran drainase direncanakan untuk menampung debit rencana dengan aman berdasarkan data curah hujan, tata guna lahan dan dimensi saluran. Saluran drainase di daerah tangkapan air hujan sepanjang Kali Pepe merupakan salah satu Prasarana yang mendukung berfungsinya suatu sistem perkotaan. Pada saluran yang ada di sepanjang daerah tersebut sering terjadi genangan setiap musim hujannya maka perlu dilakukan kajian untuk menganalisis kapasitas saluran drainase tersebut. Data yang digunakan dalam perencanaan adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari gambar skema saluran drainase dan data - data mengenai dimensi saluran serta data hidrologi. Data - data yang diperoleh kemudian di analisis untuk memperoleh debit rencana dan kapasitas saluran drainase. Debit rencana dihitung dengan mengunakan rumus rasional dan kapasitas saluran dihitung dengan rumus kontinuitas dan manning. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa ada 6 bagian saluran yang terjadi luapan air pada debit rencana periode ulang 5 tahunan.
Studi Analisa Pemakaian Serat Fiber Sebagai Bahan Tambah Campuran Beton FC 300 Robby Marzuki
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1376.866 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v7i1.4839

Abstract

Beton merupakan salah satu meterial yang paling banyak digunakan dalam bidang konstruksi. Dalam penelitian ini akan menguji kekuatan ataupun pengaruh serat fiber tersebut jika dicampurkan sebagai bahan tambah pada campuran beton. Metode yang digunakan mencakup berbagai metode pengujian, antara lain : pengujian tentang analisa saringan agregat halus dan kasar, pengujian keausan agregat dengan mesin abrasi Los Angeles, pengujian berat jenis dan penyerapan air agregat halus dan kasar, pembuatan rancangan campuran beton, pembuatan benda uji dan test Slump beton, pengujian berat isi semen dan beton segar dan pengujian test kuat tekan beton. Hasil penelitian menunjukkan ketika bahan 7% serat fiber dicampurkan ke dalam campuran beton, kuat tekannya hanya sekitar 161,519 Mpa. Hasil ini berbeda ketika bahan campuran beton belum dicampur serat fiber yaitu 383,562 Mpa. Maka dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa pemakaian serat fiber tidak berpengaruh pada kuat tekan beton tersebut dan tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan. Semakin banyak bahan (Serat Fiber) yang digunakan maka semakin rendah kekuatan tekannya.
Analisa dan Evaluasi Sisa Material Konstruksi Pada Pembangunan Ruko di Jl. A. W. Syahranie Samarinda Robby Marzuki
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.697 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v6i1.4838

Abstract

Peneilitan ini berkaitan dengan penanggulangan sisa material yang mungkin dilakukan di Indonesia yaitu melalui manajemen material untuk meminimalisasi sisa material uang terjadi di lapangan, hal ini karena pertimbangan segi biaya, teknologi yang masih sederhana dan sekaligus berwawasan kepedulian lingkungan. Pengambilan data dilakukan dengan cara Tanya jawab kepada 44 responden yang terlibat alam pelaksanaan pembangunan ruko di wilayah Kota Samarinda. Dari 44 data kuisioner, diperoleh status/ jabatan responden menunjukkan sebagian besar responden adalah pengwas lapangan orang selalu berada di lapangan dan mengikuti setiap aktifitas kerja. Pengalaman kerja responden di bidang konstruksi menunjukkan responden sebagian besar atara 1-5 tahun. Manajer lapangan sebagian besar adalah orang yang cukup berpengalaman dengan lamanya pengalaman kerja antara 11-15 tahun. Dari hasil ini akan mejadi bahan kuantitas sisa material hasil pengamatan lapangan menunjukkan hasil yang tidak berbeda dari hasil suvei , dan masuk dalam range diantara maksimum dan minimum. Kuantitas sisa material terbesar dari kedua hasil penelitian ini adalah batu bada dan pasir. sumber dan faktor penyebab yang paling mempengaruhi timbulnya sisa material di lapangan adalah: Residu, Pelaksanaan, dan Penanganan material. Berdasarkan kategori sisa material, prosentase direct waste lebih dari indirect waste, kecuali material pasir dan batu pecah dimana sebagian besar sia material yang terjadi dalam bentuk biaya yang tersembunyi, sehinga kurang berpengaruh terhadap dampak lingkungan dan sisa material yang terjadi lebih mungkin untuk meminmalisasikan. Model biaya sisa material menunjukkan “Potensial Waste Saving” mencapai RP. 2.010.300,- atau 1,34% dari total biaya bangunan atau ruko, yang artinyajika kontraktor, konsultan dan pengembang memperhatikan dan menerapkan rekomendasi minimalisasi sisa material, maka akan menghemat biaya sebesar RP. 2.010.300,- atau 1,34% dari total biaya proyek dengan ukuran ruko 4,25x12 m,