Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Self-efficacy dan Intelegensi terhadap Prestasi Belajar pada Mahasiswa Krishervina Rani Lidiawati; Nurtaty Sinaga; Ivone Rebecca
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2020.v07.i02.p10

Abstract

Efikasi diri merupakan keyakinan individu untuk dapat bertahan dan mencapi tujuan tertentu. Efikasi diri dapat mempengaruhi usaha dan ketekunan mahasiswa dalam menyelesaikan tujuan belajarnya. Dalam konteks perguruan tinggi, salah satu indikasi dari keberhasilan tujuan belajar melalui nilai atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diperoleh mahasiswa. Selain itu, diperlukan faktor lain yaitu intelegensi individu yang merupakan faktor kognitif, mencakup kemampuan proses berpikir dalam mencari pemecahan masalah serta beradaptasi dengan lingkungan. Untuk mengukur intelegensi dalam penelitian ini menggunakan alat tes Intelegensi yang terstandart yaitu Culture Fair Intelligence Test (CFIT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan efikasi diri dan intelegensi terhadap prestasi belajar pada mahasiswa. Partisipan dalam penelitian ini adalah 155 mahasiswa aktif di Universitas XYZ dengan rentang usia 18 – 21 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh efikasi diri dan intelegensi sebesar 12,4% terhadap prestasi belajar mahasiswa (R=.352, = .124).
Peningkatan Ketertarikan Belajar melalui Pelatihan Self-regulated Learning dan Regulasi Emosi Nurtaty Sinaga; Princen; Erni Julianti Simanjuntak; Ruth Maya Tamba; Bernhardt Siburian
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 6 No 1 (2026): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan self-regulated learning (SRL) dan regulasi emosi merupakan aspek penting yang mendukung keberhasilan belajar remaja, khususnya pada kelompok dengan keterbatasan sosial dan ekonomi. Remaja di Sekolah Alam Sopo Safari Pematangsiantar menghadapi berbagai tantangan belajar, seperti tekanan ekonomi keluarga, keterbatasan fasilitas belajar, dan minimnya dukungan emosional. Oleh karena itu, pelatihan regulasi emosi dan self-regulated learning dilakukan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan pengelolaan emosi dan kemandirian belajar. Pelatihan dilaksanakan dalam empat sesi yang mencakup pengenalan emosi, strategi regulasi emosi melalui breathing exercise dan afirmasi positif, penyusunan goal setting planner, serta cognitive restructuring. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner evaluasi dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Hasil menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan. Sebagian besar peserta merasa kegiatan menyenangkan, materi mudah dipahami, serta fasilitator mampu menjelaskan materi dengan baik. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan mengelola emosi, motivasi belajar, pengaturan waktu belajar, dan kemandirian belajar. Selain itu, sebagian besar peserta cenderung menggunakan strategi cognitive reappraisal dalam meregulasi emosi. Secara keseluruhan, pelatihan dinilai efektif dalam mendukung pengembangan regulasi emosi dan self-regulated learning peserta. Meskipun demikian, diperlukan pendampingan yang berkelanjutan agar manfaat pelatihan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh peserta.