Tupan Tupan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Jurnal Open Access Pada Era Open Science: Studi Kasus Jurnal Annales Bogorienses Yupi Royani; Tupan Tupan
Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Vol. 5 No. 2 (2020): September
Publisher : Ikatan Pustakawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.017 KB) | DOI: 10.1234/jurnal ipi.v5i2.93

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis jurnal Annalles bogorienses sebagai jurnal open acces yang mulai terbit dari tahun 2004 sampai dengan sekarang tahun 2020 sebagai kajian dalam era open science. Penelitian bertujuan untuk mengetahui distribusi artikel berdasarkan tahun, nomer terbitan, mengetahui pola kepengarangan dalam rujukan, tingkat kolaborasi, pengarang terproduktif, pola afiliasi kepengarangan dan distribusi artikel berdasarkan kata kunci. Data yang dikumpulkan disusun dan dianalisis menggunakan spreadsheet MS-Excel. Metode analisis datanya menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa distribusi artikel terbanyak terjadi pada tahun 2018 yaitu sebanyak 12 artikel (9,375%) dengan terbitan nomer 1 lebih banyak yaitu 76 artikel (59,38%) dibandingkan dengan nomer 2 hanya 52 artikel (40,62%). Kolaborasi yang terbanyak dilakukan adalah bertiga sebanyak 34 artikel, kolaborasi berempat sebanyak 31 artikel. Derajat kolaborasi penulis pada jurnal Annales bogoriensis selama kurun waktu 2004-2019 adalah 0,78 -1,0. Pola kepengarangan didominasi secara berkolaborasi dengan jumlah pengarang kolaborasi 121 artikel (94,53%) dibanding dengan penulis tunggal yang hanya 7 artikel (5,47%). Tri Muji Ermayanti dan Wien Kusbaryoto merupakan penulis paling produktif selama 2004 –2019 dengan jumlah artikel masing masing sebanyak 10. Institusi yang paling banyak mempublikasikan pada jurnal Annales Bogoriensis berasal dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI sebanyak 94 artikel, kemudian disusul pada urutan kedua adalah Pusat Penelitian Biologi LIPI dan Pusat Penelitian Kimia LIPI masing masing 8 artikel dengan kata kunci terbanyak adalah rice sebanyak 12 artikel, kemudian disusul antibodies, Eschericha coli, in vitro culture, masing-masing 7 artikel.
PENULARAN DAN PENCEGAHAN AIDS Dl INDONESIA Tupan Tupan
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 21 No. 5 (1996): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) pertama kali ditemukan pada tahun 1981 di Amerika serikat pada pria homoseksual di California dan pada tahun 1982 sudah ditemukan pada hemofilia, penerima tranfusi darah, pemakai obat bius secara intravena dan orang yang berhubunganseksual dengan kelompok-kelompok tersebut diatas. AIDS kini te1ah meluas menjadi pandemi dan masalah internasional. Pertambahan kasus yang cepat pada se1uruh penduduk dan penyebarannya kese1uruh negara, serta belum adanya obat dan vaksin yang efektif terhadap AIDS te1ah menimbulkan keresahan dan keprihatinan di seluruh dunia. Penyebab AIDS ada1ah suatu retro virus yang sejak tahun 1986 disebutHuman Immunodeficiency Virus (HIV) . HIV yang masuk kedalam tubuhakan menyerang sel darah putih, yaitu limposit T4 yang mempunyai peranan penting sebagai pengatur sistem imunitas. HIV mengadakan ikatan dengan CD 4 reseptor yang terdapat pada pennukaan limposit T4. Sekarang diketahui bahwa virus ini dapat langsung merusak sel tubuh yang mempunyai CD4 seperti sel glia yang terdapat pada otak, makrofag dan sel langerhans dikulit, saluran pencernaan dan saluran pernapasan. Suatu enzim, reverse transcriptase mengubah bahan genetik virus (RNA) menjadi DNA yang bisa bedntegrasi dengan sel dari hospes. Selanjutnya sel yang berkembang biak akan mengandung genetik menyebabkan infeksi oleh HIV menjadi ireversible dan berlangsung seumur hidup.