This Author published in this journals
All Journal Pondasi SARGA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI BENCANA BANJIR KELURAHAN TLOGOSARI KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG Andika Duwi Prasetyo; Agus Sarwo Edy Sudrajat
Pondasi Vol 26, No 2 (2021): Jurnal Pondasi
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v26i2.18933

Abstract

ABSTRAK Bencana banjir di Kota Semarang sudah tak asing lagi bagi masyarakat Semarang, khususnya pada wilayah timur Kota Semarang, bencana banjir di Kota Semarang disebabkan beberapa faktor antara lain curah hujan yang tinggi, permukaan tanah yang lebih rendah dibandingkan permukaan air laut, dan banyaknya sampah yang tersumbat pada saluran drainase. Bencana banjir yang disebabkan oleh beberapa faktor tersebut berdampak buruk bagi Kota Semarang khususnya pada Kelurahan Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, dampak dari bencana banjir tersebut mengakibatkan kerusakan pada jalan, kemacetan, dan dapat menyebabkan penyakit pada lingkungan di wilayah deliniasi di Kelurahan Tlogosari, Kecamatan Pedurungan. Perlu adanya penanganan untuk mengatasi bencana banjir di wilayah deliniasi Kelurahan Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, seperti upaya melakukan pembangunan sistem pengendali banjir dan pada sistem drainase, dan pembangunan sumur resapan air pada setiap permukiman, serta melakukan konservasi secara berkala untuk sungai maupun sistem drainase di wilayah deliniasi Kelurahan Tlogosari, Kecamatan Pedurungan. Kata Kunci : Identifikasi; Banjir; Tlogosari ABSTRACT The flood disaster in Semarang City is familiar to the people of Semarang, especially in the eastern area of Semarang City, the flood disaster in Semarang City is caused by several factors, including high rainfall, lower land surface than sea level, and the amount of clogged garbage. on the drainage channel. The flood disaster caused by several of these factors had a bad impact on the city of Semarang, especially in Tlogosari Village, Pedurungan District, the impact of the flood disaster caused damage to roads, congestion, and could cause disease in the environment in the delineation area in Tlogosari Village, Pedurungan District. There is a need for handling to overcome flood disasters in the delineation area of Tlogosari Village, Pedurungan District, such as efforts to build a flood control system and drainage system, and build water infiltration wells in each settlement, as well as carry out periodic conservation of rivers and drainage systems in the delineation area. Tlogosari Village, Pedurungan District.Keyword: Identification;Flood; Tlogosari
Evaluasi Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Hijau Kota Purwodadi Wahjoerini; Anggun Laras Sakti; Agus Sarwo Edy Sudrajat
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/weak3874

Abstract

Taman Hijau Kota Purwodadi merupakan salah satu ruang terbuka publik yang memiliki peran penting di wilayah Kabupaten Grobogan. Taman ini menjadi tempat beragam aktivitas sosial dan rekreasi bagi warga perkotaan serta memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski demikian, pemanfaatannya belum maksimal, terutama karena keterbatasan fasilitas seperti tempat duduk, pencahayaan, dan jalur pejalan kaki, yang dapat mengurangi kenyamanan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menilai fungsi sosial, ekonomi, dan ekologis taman tersebut. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan analisis skor. Hasil kajian menunjukkan bahwa taman berfungsi sebagai ruang sosial, tempat berbagai kegiatan seperti olahraga, rekreasi, dan aktivitas komunitas. Di sisi ekonomi, taman mendukung usaha kecil, namun pemanfaatannya masih terbatas akibat kurangnya fasilitas seperti tempat khusus bagi pedagang kaki lima dan sarana pembuangan sampah. Dari aspek ekologis, taman masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal penghijauan dan pengelolaan limbah serta air. Evaluasi lanjutan menyoroti tantangan utama yang dihadapi, yakni minimnya fasilitas pendukung, sarana yang belum memadai, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan taman.
Evaluasi Tingkat Kepuasan dan Prioritas Pemenuhan Infrastruktur Kawasan Candi Berdasarkan Persepsi Pekerja Agus Sarwo Edy Sudrajat; Akbar Diva Mahendra
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.3343

Abstract

Pertumbuhan kawasan industri sebagai dampak urbanisasi turut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di Indonesia. Kawasan Industri Candi di Kota Semarang menjadi salah satu contohnya, namun belum sepenuhnya ditunjang oleh infrastruktur yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepuasan dan prioritas pemenuhan infrastruktur berdasarkan persepsi pekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 pekerja dari 111 perusahaan, dengan teknik multi-stage random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index dan Importance Performance Analysis. Hasil menunjukkan bahwa dari total infrastruktur yang dianalisis, sebelas telah memenuhi standar, empat cukup memenuhi, dan satu belum memenuhi pedoman teknis kawasan industri. Tingkat kepuasan pekerja terhadap ketersediaan dan kondisi infrastruktur mencapai 72% (kategori puas), sedangkan tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kepuasan sebesar 99%. Meski demikian, lima infrastruktur jaringan jalan, jaringan air bersih, sistem pengolahan sampah, unit pemadam kebakaran, dan sarana Kesehatan masih memerlukan pemenuhan atau perbaikan segera. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi bagi pengelola dan pemerintah untuk memprioritaskan pemenuhan infrastruktur, guna mendukung keberlangsungan industri dan kesejahteraan pekerja secara optimal.