Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS IMPLEMENTASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO,KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM) Berlian Afriansyah; Upi Niarti; Tuti Hermelinda
Jurnal Saintifik Vol 19 No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.822 KB) | DOI: 10.58222/js.v19i1.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Penyusunan Laporan keuangan Pada UMKM Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK-EMKM) di Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sample pada penelitin ini terdapat 40 UMKM yang ada di Rejang Lebong. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriftif, analisis regresi sederhana,uji asumsi klasik, dan uji hipotesis yang terdiri dari (uji T), (uji F), dan Uji determinasi (R2) dengan alat uji SPSS 16. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman UMKM terhadap Akuntansi dan SAK-EMKM berpengaruh terhadap penyajian Laporan keuangan. Penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Rejang lebong ini belum sesuai dengan SAK-EMKM.
ANALISIS ACTIVITY BASED COSTING (ABC) PADA KLINIK CAESAR REJANG LEBONG Rizki Ananda; Tuti Hermelinda; Berlian Afriansyah; Offiryadi Offiryadi
Jurnal Saintifik Vol 19 No 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.131 KB) | DOI: 10.58222/js.v19i3.121

Abstract

Klinik Caesar adalah klinik salah satu Klinik yang melayani pasien kecelakaan. Dalam melayani pasien kecelakaan, Klinik Caesar menerapkan sistem akuntansi biaya konvensional dalam menghitung biaya setiap pasiennya. Sistem konvensional ini menghitung biaya dari setiap pasien/unit cost berdasarkan biaya-biaya langsung yang dikonsumsi pasien seperti biaya obat-obatan, jasa medis, dan rawat inap. Sistem akuntansi biaya konvensional sendiri tidak akurat karena tidak membebankan biaya-biaya aktivitas sebagai biaya tidak langsung/overhead kepada pasien. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: 1) Untuk mengetahui pelayanan medis pasien kecelakaan berdasarkan metode ABC ( Activity Based Costing), 2) Untuk mengetahui perbandingan unit cost/HPP pasien kecelakaan berdasarkan metode konvensional dengan metode ABC (Activity Based Costing). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data penelitian ini dengan melakukan analisisis dokumen berupa kartu pesanan pasien kecelakaan dan wawancara kepada pemilik klinik. Data yang didapat kemudian dianalisis dengan menerapkan teori penerapan Activity Based Costing (ABC) oleh Charles T. Horngren. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan unit cost/HPP pasien kecelakaan berdasarkan metode ABC (Activity Based Costing) lebih mahal Rp70.800. Hal ini disebabkan metode ABC menghitung lebih akurat dibandingkan dengan metode konvensional dengan menghitung biaya-biaya aktivitas yang timbul sebagai biaya tidak langsung/overhead.