Gunawan Tanuwidjaja
Universitas Kristen Petra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The low cost apartment for wheelchair user Gunawan Tanuwidjaja; Jocelin Marchelina; Valerie Layni Y; Joyie Joyie; Arina Hayati
IPTEK Journal of Proceedings Series No 3 (2017): 8th International Conference on Architecture Research and Design 2016
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23546026.y2017i3.2442

Abstract

The low-cost apartment concept was prescribed by Government to supply residential needs. The persons with disability (PwD), constituting 0.74% of Indonesian in 2000, (Badan Pusat Statistik Indonesia, 2001) also needed the housing provision. In Surabaya, approximately five thousand (5000) PwD were documented in 2010 or 0.1% from total population (Badan Pusat Statistik Kota Surabaya, 2014). Therefore, the accessible low-cost apartment concept was needed for the provision. The 36-sqm-apartment design would cater person with a disability (a wheelchair user) and spouse were designed with five principles of inclusive design of (Tanuwidjaja, Laurens, Sulendra, & Erandaru, 2016). The design was conducted with the participatory design process and several workshops with many users spectrum (wheelchair users, blind and deaf persons). The principles implemented in the design were: User-Centered, Equitable Use but Reasonable Use, Simple and Intuitive Use, Low Physical Effort, and Prohibition of Usage Error. The five principles were implemented inaccessible doors, reachable spaces, and furniture, as well as accessible toilets. All these ensures that the apartment unit to become accessible. 
Pembelajaran Kreatif pada Bidang Matematika, Akuntansi, dan Arsitektur Berbasis Komunitas di Taman Bacaan Masyarakat Surabaya Priskila Adiasih; Gunawan Tanuwidjaja; Iman Subekti; Peter Haryanto Sinarso; Christopher Kevin Hartanto
Share: Journal of Service Learning Vol. 12 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.12.1.43-50

Abstract

Inisiatif pengabdian masyarakat ini menyoroti penerapan strategi pembelajaran kreatif dan interdisipliner untuk mendorong pendidikan inklusif bagi anak-anak dari komunitas marjinal di Taman Baca Masyarakat (TBM) RW XII Putat Jaya, Surabaya, kawasan yang dahulu dikenal sebagai lokalisasi Dolly. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkuat motivasi belajar sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dengan mengintegrasikan bidang matematika, akuntansi, dan arsitektur ke dalam aktivitas yang menarik dan kontekstual. Program dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran layanan partisipatif (service learning) melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, staf TBM, serta Dinas Perpustakaan Surabaya. Rangkaian kegiatan mencakup persiapan bahan ajar kreatif, mendongeng, pemodelan arsitektur berbasis kerajinan, simulasi numerasi dan literasi keuangan, serta evaluasi reflektif. Enam sesi tatap muka melibatkan 60–70 anak dengan dukungan orang tua dan pemangku kepentingan lokal. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kehadiran, dari sekitar 10 menjadi 30 peserta per minggu, disertai bertambahnya minat membaca, keterampilan aritmatika dasar, kebiasaan menabung, serta kesadaran akan konsep rumah sehat. Integrasi storytelling (bercerita) dan craft art (seni kerajinan) terbukti efektif dalam menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan partisipasi aktif. Program ini juga merevitalisasi fungsi TBM dari ruang baca pasif menjadi pusat produksi kreatif yang dinamis. Kesimpulannya, pedagogi kreatif berbasis komunitas dan kemitraan multipihak dapat memperkuat praktik pendidikan inklusif berkelanjutan di kawasan urban marginal.