Husnul Mawarid
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Nomor 105 Tentang Pembiayaan Mudharabah Pada Laporan Keuangan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Kalbar Madani Pontianak Mawarid, Husnul
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Untan
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v3i2.9008

Abstract

Salah satu dari lembaga keuangan syariah yang banyak diminati oleh masyarakat saat ini adalah Baitul Mal wat Tamwil (BMT) atau biasa juga dikenal dengan nama Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS). KJKS merupakan lembaga keuangan non bank yang berbasis syariah. KJKS berfokus pada usaha–usaha pengumpulan dan penyaluran dana yang non profit, seperti zakat, infaq, dan sadaqah serta  pengumpulan dan penyaluran dana komersial. Produk pembiayaan KJKS yang diminati masyarakat adalah pembiayaan mudharabah, yaitu akad kerja sama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (pemilik dana) menyediakan seluruh dana, sedangkan pihak kedua (pengelola dana) bertindak selaku pengelola dan keuntungan usaha dibagi diantara mereka sesuai kesepakatan sedangkan kerugian finansial hanya hanya ditanggung pengelola dana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) nomor 105 tentang pembiayaan mudharabah pada sistem pembiayaan yang ada di KJKS.. Analisis dilakukan dengan menggunakan  metode deskriptif komparatif, yaitu menguraikan dan menggambarkan sistem pembiayaan mudharabah pada objek penelitian dengan PSAK 105. Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Koperasi Jasa Keuangan Syariah Kalbar Madani Pontianak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan wawancara serta melakukan analisis terhadap laporan keuangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa KJKS Kalbar Madani Pontianak telah melaksanakan kebijakan tentang penyaluran pembiayaan mudharabah sesuai dengan SAK 105, namun untuk penyusunan laporan keuangan secara keseluruhan masih memiliki kekurangan. Hal ini karena didalam laporan keuangannya hanya neraca dan laporan laba rugi yang telah sesuai dengan pedoman penyusunan laporan keuangan KJKS.
Pengaruh Profitabilitas dan Firm Size Terhadap Kualitas Laba dengan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi Mawarid, Husnul; Yantiana, Nella; Noviarty, Helisa; Rusmita, Sari
GEMA : Jurnal Gentiaras Manajemen dan Akuntansi Vol 16 No 2 (2024): GEMA: Jurnal Gentiaras Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIE GENTIARAS Bandar Lampung dan berkolaborasi dengan Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47768/gema.v16i2.202403

Abstract

Industri makanan dan minuman memainkan peran penting dalam perekonomian, tetapi mereka menghadapi masalah untuk mempertahankan laba yang baik, yang dapat memengaruhi kepercayaan investor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana ukuran dan profitabilitas suatu perusahaan mempengaruhi kualitas laba, serta bagaimana peran moderasi Good Corporate Governance (GCG) dalam mempengaruhi hubungan ini. Dengan sampel dari tiga belas perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga 2023, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Perangkat lunak SmartPLS 4.0 digunakan untuk melakukan analisis dengan Partial Least Squares (PLS). Hasil menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif, tetapi profitabilitas berpengaruh positif terhadap kualitas laba. Namun, moderasi GCG tidak memiliki dampak yang signifikan pada hubungan ini. Menurut penelitian ini, profitabilitas dan ukuran perusahaan dalam kualitas laba sangat penting bagi investor dan regulator untuk menilai kinerja perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variabel moderasi lain dan memperluas sampel pada sektor industri lain.