Pande K Yokarmana
PT Inosoft Trans Sistem

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Aplikasi Virtusee Dalam Pemetaan Prasarana Transportasi Berbasis GIS Di Wilayah UPT Surabaya Putu Gde Ariastita; Pande K Yokarmana
IPTEK Journal of Proceedings Series No 2 (2018): The 2nd Conference on Innovation and Industrial Applications (CINIA 2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23546026.y2018i1.3366

Abstract

Tulisan ini disusun dari hasil kajian pemetaan prasarana transportasi berbasis GIS di wilayah UPT Surabaya, Jawa Timur. Langkah awal dalam pemetaan adalah identifikasi prasarana transportasi. Pemetaan ini penting, untuk mengetahui kondisi dan karakteristik prasarana saat ini, sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan pengembangannya di masa mendatang. Adapun tujuan dari tulisan ini adalah menjelaskan proses penyusunan data base dari hasil identifikasi prasarana transportasi di UPT LLAJ Surabaya. Proses penyusunan data base dari hasil identifikasi prasarana transportasi merupakan kegiatan yang kompleks, mengingat prasarana transportasi relatif beraneka ragam, baik di matra darat, laut, dan udara. Keberagaman ini tentunya memerlukan teknik yang khusus, sehingga proses identifikasinya berjalan dengan efisien dan efektif. Untuk itu, dalam proses identifikasi ini digunakan aplikasi virtusee yang kemudian diintegrasikan dengan Geographic Information System (GIS), untuk menghasilkan data base prasarana transportasi. Hasil kajian menunjukkan, aplikasi virtusee dapat mendukung proses identifikasi prasarana transportasi dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan memberikan kemudahan bagi surveyor dalam menginput data secara paperless, real time, terintegrasi dengan map, dan termonitor oleh kordinator. Data yang masuk secara real time memudahkan untuk koreksi, sehingga bilamana terjadi kesalahan, bisa segera diperbaiki di lapangan. Proses kompilasi dan analisis dapat juga dilakukan secara paralel dengan survey, sehingga dapat mempercepat pelaporan. Pada akhirnya output data base prasarana transportasi dapat tersusun dengan valid dan visual yang manarik serta mudah dipahami.