Muhammad Saleh Cahyadi Mohan
Universitas Hang Tuah Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Tawassuth Sebagai Upaya Preemtif Dalam Pencegahan Aksi Terorisme Muhammad Saleh Cahyadi Mohan; Maman Lukmanul Hakim
Syifa al-Qulub Vol 6, No 2 (2022): Januari, Syifa Al-Qulub
Publisher : Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/saq.v6i2.14233

Abstract

Tulisan ini berisi tentang konsep moderasi beragama dalam mencegah aksi terorisme di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan liblary Research dengan menggunakan pendekatan studi komparatif antara buku Moderasi Beragama  Kementerian Agama RI dengan UU No. 5 Tahun 2018. Dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa aksi-aksi terorisme di Indonesia terjadi karena adanya sikap ekstrem atau berlebihan dalam beragama. Selain itu, penulis juga menemukan bahwa Indonesia merupakan negara multikultural dan multiagama, sehingga konflik yang mengatasnamakan agama sangat rentan terjadi. Oleh karena itu, konsep tawassuth atau moderasi beragama merupakan cara yang efektif dan efesien dalam mencegah aksi terorisme di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberi masukan keilmuan bagi TNI yang memiliki tugas pokok dalam mengatasi aksi terorisme di Indonesia, serta memberi pemahaman yang moderat bagi umat beragama di Indonesia.
The Concept of Fana and Its Relevance deep Prevention of Religious Radicalism Muhammad Saleh Cahyadi Mohan
Jurnal Studi Agama Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Studi Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama Agama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsa.v7i1.16997

Abstract

This study examines the concept of mortality from the perspective of Imam Junaid Al-Baghdadi and its relevance in counteracting religious radicalism. This research is library research using primary data from the book of Rasail Junaid and using descriptive-analytical techniques in analyzing the data. This research found that there are three levels of mortality in the view of Imam Junaid Al-Baghdadi; first, mortal towards morals through persistence against lust and consistently avoiding actions that violate norms, second, mortal in worship by not being transactional when worshiping Allah, third, mortal towards self, so that Allah dominates in him, thus it can be concluded that if a person succeeds in reaching these three mortal levels, then he will give birth to goodness in his behavior, sincerity in his life, and always feel supervised by God in all aspects of his life. So that through the understanding and experience of the three mortal levels, religion is not used as a source of violence, but religion is a source of goodness and sincerity. This research is expected to be able to add to scientific treasures about the thoughts of Imam Junaid Al-Baghdadi and to contribute knowledge in preventing religious radicalism in Indonesia
Perilaku Sufistik: Suatu Strategi Dalam Pencegahan Tindak Pidana Terorisme Muhammad Saleh Cahyadi Mohan
Journal of Society and Development Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Journal of Society and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57032/jsd.v1i2.96

Abstract

Tulisan ini membahas tentang perilaku sufistik sebagai sarana dalam mencegah terjadinya tindak pidana terorisme. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kepustakaan liblary research dengan menganalisis dua data utama yaitu konsep tasawuf yang tertuang dalam kitab Al-Luma’ karangan Abu Nashr As-Sarraj At-Thusi dan UU No. 5 Tahun 2018. Penelitian ini menemukan bahwa ajaran Islam menolak perilaku teror karena pada hakikatnya agama Islam ialah agama perdamaian. Begitu juga halnya pada hukum negara tentang aksi terorisme yang tertuang dalam UU No. 5 Tahun 2018 disebutkan bahwa tindak pidana terorisme merupakan kejahatan yang sangat membahayakan ideologi negara, keamanan negara, kedaulatan negara, nilai kemanusiaan, dan berbagai aspek kehidupan bermasyarakat. Selain itu penelitian ini juga menemukan bahwa dalam kitab Al-Luma’ karangan Abu Nasr As-Sarraj At-Thusi terdapat tujuh perilaku sufistik yang dapat diterapkan oleh umat beragama dalam kehidupannya agar terhindar dari paham radikalisme dan terorisme. Adapun ketujuh perilaku sufistik tersebut adalah sebagai berikut: tobat, wara’, zuhud, faqr, sabar, tawakkal, dan ridha