Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Proposition of Regression Equations to Determine Outdoor Thermal Comfort in Tropical and Humid Environment Sangkertadi Sangkertadi; Reny Syafriny
IPTEK The Journal for Technology and Science Vol 23, No 2 (2012)
Publisher : IPTEK, LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20882033.v23i2.9

Abstract

This study is about field experimentation in order to construct regression equations of perception of thermalcomfort for outdoor activities under hot and humid environment. Relationships between thermal-comfort perceptions, micro climate variables (temperatures and humidity) and body parameters (activity, clothing, body measure) have been observed and analyzed. 180 adults, men, and women participated as samples/respondents. This study is limited for situation where wind velocity is about 1 m/s, which touch the body of the respondents/samples. From questionnaires and field measurements, three regression equations have been developed, each for activity of normal walking, brisk walking, and sitting.
PENGARUH MATERIAL LANSEKAP TERHADAP PERUBAHAN IKLIM MIKRO DI KOTA TROPIS LEMBAB DENGAN STUDI KASUS DI KAWASAN PANTAI KOTA MANADO Sangkertadi Sangkertadi; Zahra Zahra; Veronica Kumurur
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 2 (2021): Pawon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v5i2.3668

Abstract

Tujuan studi untuk mengetahui seberapa besar pengaruh material lansekap terhadap perubahan iklim mikro di lingkungan beriklim tropis lembab. Material lansekap memiliki sifat termofisis tertentu yang dapat mempengaruhi perubahan iklim mikro. Variabel iklim mikro dalam studi ini dibatasi hanya suhu permukaan, dan suhu udara. Sasaran material lansekap adalah bata, tanah keras, pavingstone, pepohonan, dan air kolam taman. Metode penelitian adalah analisis deskriptif kuantitatif. Melalui studi ini dilakukan pengukuran sifat termofisis pada material lokal yaitu bata dan paving-block, dengan menggunakan kalorimeter dan termokopel. Juga di lakukan pengukuran iklim mikro di kawasan jasa di pantai kota Manado, yaitu radiasi matahari, suhu udara, dan suhu permukaan bahan. Kemudian dilakukan perhitungan menggunakan program komputer HEAT2 untuk alat bantu analisis perubahan suhu permukaan berbagai bahan lansekap. Hasilnya menunjukkan bahwa saat tengah hari, pepohonan dapat mereduksi radiasi matahari di naungannya sampai 80 %. Pada saat yang sama, apabila berada di bawah terik matahari, material bata, paving dan tanah keras, dapat menyebabkan suhu permukaan yang bisa mencapai 50 0C. Suhu permukaan air kolam taman juga dapat mencapai 50 0C, namun di kedalaman 50 cm lebih dingin menjadi 25 0C. Air berpotensi sebagai pendingin lingkungan, apabila terjadi pencampuran air dasar kolam dan permukaannya
Analisis Nilai Lahan Berdasarkan Fungsi Kawasan Perdagangan dan Industri di Kecamatan Maesa Kota Bitung Megahasri Dewi Takalao; Sangkertadi Sangkertadi
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 9 No. 2 (2020): SABUA : JURNAL LINGKUNGAN BINAAN DAN ARSITEKTUR
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v9i2.31739

Abstract

AbstrakKecamatan Maesa terdiri dari 8 kelurahan yang berada di kota Bitung dan merupakan salah satu kawasan yang menjadi kegiatan perdagangan dan industri, sehingga kondisi lahan yang cukup strategis akan berpengaruh dengan nilai lahan yang ada. Lahan yang sifatnya berpotensi otomatis nilai lahannya tinggi sebaliknya lahan yg bisa dikatakan kurang berpotensi akan memiliki nilai lahan yang rendah. Maka tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh nilai lahan terhadap fungsi kawasan perdagangan dan industri serta membandingkan nilai lahan factual dan NJOP pada 2 kawasan tersebut di Kecamatan Maesa Kota Bitung. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan analisis korelasi sederhana dan regresi linear sederhana. Dari hasil korelasi dapat dilihat bahwa ada hubungan dan nilainya signifikan. Dari hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan meskipun tidak terlalu kuat. Dari penelitian ini terdapat dua kesimpulan, pertama nilai lahan mempunyai hubungan meskipun tidak terlalu kuat terhadap fungsi kawasan perdagangan dan industri dan menunjukan nilai signifikan sebab nilai signifikansinya adalah 0.000 dan 0.005. Kedua, nilai lahan factual di Kecamatan Maesa lebih mahal terhadap nilai lahan atas dasar NJOP Kata kunci: Nilai lahan; Harga Transaksional ; NJOP ; Fungsi Kawasan Perdagangan dan industri.AbstractMaesa Sub-disctrict consists of 8 sub-districts located in the city of Bitung and is one of the areas that become trade and industrial activities, so that the strategic land conditions will affect the existing land value. Land that has high potential for automatic land value, whereas land that can be said to be less potential will have a low land value. So the purpose of this study is to determine the effect of land value on the function of trade and industrial areas and to compare the factual land value and NJOP in the 2 areas in Maesa district, Bitung City, In this study using quantitative methods using simple correlation analysis and simple linear regression. Form the result of the correlation, it can be seen that there is a realitionship and the value is significant. Form the result of the regression analysis,it show that there is a realitionship, although not too strong. Form this study, there are two conclusions, first, the land value has a realitionship, although it is not too strong to the function of traden and industrial areas and shows a significant value are 0.000 and 0.005. Second, the factual land value in Maesa District is more expensive than the land value based on the NJOP. Keyword: Land value; Transactional prices; NJOP; Trade and Industrial area function.