Amalia Martha Santosa
Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual Siswa Pada Materi Trigonometri Kelas X SMA Amalia Martha Santosa; Sisworo Sisworo; Dwiyana Dwiyana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.436 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i9.11539

Abstract

Abstract: The research purpose is to describe guided inquiry learning to improve students’ conceptual understanding and procedural fluency in trigonometry of X graders of senior high school. The research method used was Classroom Action Research. The research subjects were 34 students of X graders of MIPA 1 SMAN 7 Malang. Guided inquiry learning results were obtained through stimulation, problem identification, data collection, data processing, verification, and conclusion. The research can improve students’ conceptual understanding and procedural fluency which are indicated by students’score greater than or equal to 75 or 76% and average percentage improvement of final cycle test score based on conceptual understanding and procedural fluency indicator.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran inkuiri terbimbing yang dapat meningkatkan pemahaman konseptual dan kelancaran prosedural siswa materi trigonometri kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu 34 siswa kelas X MIPA 1 SMAN 7 Malang. Hasil penelitian pembelajaran inkuiri terbimbing melalui langkah-langkah pemberian rangsangan, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dapat meningkatkan pemahaman konseptual dan kelancaran prosedural ditunjukkan dengan siswa mendapatkan skor lebih dari atau sama dengan  yaitu sebesar 76% dan peningkatan persentase rata-rata skor tes akhir siklus berdasarkan indikator pemahaman konseptual dan kelancaran prosedural.