Imam Syafi’i
Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Citra Perempuan dalam Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia SMA Imam Syafi’i; Anang Santoso; Moch. Syahri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 10: OKTOBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i10.15047

Abstract

Abstract: This study aims to describe (1) the choice of vocabulary that is often used to describe women and (2) the position of women in society. The method used in this research is Fairclough's critical discourse analysis. The data of this research are words, phrases, sentences, and pictures/illustrations that show the image of women. While the data sources are six high school level Indonesian language textbooks sourced from two publishers, Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan and Penerbit Erlangga. Data were analyzed using critical reading. The results show that (1a) weak physical, psychological, and social images of women (1b) passivization and nominalization of women, (1c) women's work variety, (2a) women as a means to achieve goals, and (2b) hierarchical relationships between women and men.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) citraan perempuan secara linguistik dalam buku teks bahasa Indonesia SMA dan (2) kedudukan perempuan dalam tatanan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis Fairclough. Data penelitian ini adalah kata, frasa, kalimat, dan gambar/ilustrasi yang menunjukkan citraan perempuan. Sementara sumber datanya adalah enam buku pelajaran bahasa Indonesia tingkat SMA yang bersumber dari dua penerbit, yakni Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan serta Penerbit Erlangga. Data dianalisis menggunakan pembacaan kritis. Hasilnya menunjukkan bahwa (1a) citra fisik, psikologis, serta sosial perempuan yang lemah secara lingusitik (1b) pasivisasi dan nominalisasi perempuan secara linguistik, (1c) ragam pekerjaan perempuan linguistik, (2a) perempuan sebagai alat untuk mencapai tujuan, dan (2b) hubungan hierarkis perempuan dan laki-laki.