Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN SEMANGAT KERJA KARYAWAN BAGIAN PENGOLAHAN PABRIK GULA X FAHMI UDIN HIDAYATULLOH; MEITA SANTI BUDIANI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i5.31416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan semangat kerja karyawan bagian pengolahan Pabrik Gula X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian pengolahan Pabrik Gula X. Subjek penelitian berjumlah 130 orang. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data angket kuesioner. Menggunakan teknik analisa data korelasi pearson product moment. Hasil menunjukkan terhadap hubungan yang cukup kuat antara persepsi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja dengan semangat kerja, ditunjukkan dengan hasil r sebesar 0,470 dan nilai signifikansi korelasinya 0,000 atau (p<0,05) mempunyai hubungan positif dan searah. Artinya semakin baik persepsi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja maka semakin baik pula semangat kerja. Kata kunci: Persepsi, Keselamatan dan kesehatan kerja, Semangat kerja
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KEPEMIMPINAN OTOKRATIS DENGAN WORKPLACE WELL-BEING PADA KARYAWAN PT X DI KABUPATEN PONOROGO Dinda Ayu Damayanti; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i3.41208

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi kepemimpinan otokratis dengan workplace well-being pada karyawan di PT X. Penelitian ini menggunakan teknik sampling total. Teknik analisa data yang digunakan ialah korelasi product moment dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisa korelasi product moment yang menunjukkan koefisien korelasi antara persepsi kepemimpinan otokratis dengan workplace well-being sebesar r= -0,377 dengan nilai signifikansi sebesar 0,040 (p<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi kepemimpinan otokratis dengan workplace well-being dengan bentuk hubungan negatif dan tingkat korelasi yang rendah artinya semakin tinggi persepsi kepemimpinan otokratis maka semakin rendah workplace well-being yang dirasakan karyawan. Kata Kunci: Workplace well-being, Persepsi Kepemimpinan Otokratis, Karyawan. Abstract This study aims to determine the relationship between perceptions of authoritative leadership and workplace well-being of employees at PT X. This study uses a total sampling technique. The data analysis technique used is product moment correlation with a significance level of 5%. Based on the results of the product moment correlation analysis which shows the correlation coefficient between the perception of autocratic leadership and workplace well-being of r= -0.377 with a significance value of 0.040 (p<0.05) which indicates a significant relationship between perceptions of autocratic leadership and workplace well-being with a negative relationship and a low level of correlation means that the higher the perception of autocratic leadership, the lower the employee's perceived workplace well-being. Keywords: Workplace well-being, Perception of Autocratic Leadership, Employee.
Hubungan Workplace Spirituality dengan Organizational Citizenship Behavior Pengurus Organisasi IPNU IPPNU Kota Surabaya Rohmatin Rohmatin; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53679

Abstract

Workplace spirituality merupakan iklim psikologis organisasi yang akhir-akhir ini menarik dalam managemen sumberdaya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait hubungan workplace spirituality dengan organizational citizenship behavior pada pengurus organisasi IPNU IPPNU Kota Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria subjek adalah pengurus aktif organisasi IPNU IPPNU Kota Surabaya dan telah mengikuti sedikitnya 4 tahun kepengurusan di IPNU IPPNU. Pengambilan data penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian menggunakan korelasi pearson product moment yang memperoleh nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,639. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan dengan kategori kuat antara workplace spirituality dengan organizational citizenship behavior. Semakin tinggi workplace spirituality maka semakin tinggi pula organizational citizenship behavior. Begitu sebaliknya semakin rendah workplace spirituality maka semakin rendah pula organizational citizenship behavior.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN EFEKTIVITAS KERJA PADA PEGAWAI muhammad syaifun nawal; meita santi budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53841

Abstract

Hubungan antara Work Engagement dan Knowledge Sharing Behavior dengan Readiness to Change pada Karyawan Cindy Trisna Anggraini; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.53848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work engagement dan knowledge sharing behavior dengan readiness to change pada karyawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik sampling jenuh dengan kriteria subjek karyawan organik perusahaan dan minimal masa kerja 1 tahun. Total sampel terdiri dari 120 responden, dengan rincian 30 sebagai subjek try out kemudian 90 sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software IBM SPSS 25 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara work engagement dengan readiness to change dengan korelasi sebesar 0,718, ada hubungan yang positif signifikan antara knowledge sharing behavior dengan readiness to change dengan korelasi sebesar 0,634, dan terdapat hubungan antara work engagement dan knowledge sharing behavior dengan readiness to change dengan koefisien determinasi sebesar 0,551 atau 55,1%. Penelitian ini menunjukkan hasil adanya hubungan yang positif dan signifikan antara work engagement dan knowledge shairng behavior dengan readiness to change pada karyawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3.