Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENAMBAHAN KONSENTRASI ASAM LEMAK BEBAS MINYAK JELANTAH TERHADAP KARAKTERISTIK ETANOL SEMI PADAT Fadel Al Barra; Fajar ' Restuhadi; Usman ' Pato
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Vol 3, No 2 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed to obtain a concentration of free fatty acid of waste-cooking oil that obtained the best semi-solid ethanol. This research used the completely random design with 5 treatments with 3 times repetitions for each treatment. Data were analyzed using ANOVA, when F count is greater or equal to F the table then continued by DNMRT at 5% level. The results of this research shows that the addition of various concentrations of free fatty acid significantly affected the real effect (P<0.05) to combustion residue, heat caloric value, heat transfer, and the degree of acidity (pH). The best formulation was the treatment A2 (free fatty acid concentration of 5%) having a viscosity of 16,797 cP, the heat caloric value 23.029 J/g and combustion residue 39,26%.   Keywords: Ethanol, free fatty acids, ethanol semi solid.
Pelatihan Produk Pangan Rumahan Berbasis Daun Singkong Untuk Ibu Rumah Tangga Hanifah Ulfa Azzahro; Neng Susi; Dita Fitriani; Fadel Al Barra
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (On Going)
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v3i2.53

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga di Komplek Villa Paus Indah, Kelurahan Tangkerang Tengah, Pekanbaru, melalui pelatihan teknik pengolahan pangan inovatif berbasis daun singkong (Manihot esculenta). Daun singkong, yang kaya akan nilai gizi seperti protein, serat, dan vitamin, masih kurang dimanfaatkan di banyak rumah tangga. Program ini berfokus pada mengolah daun singkong menjadi produk pangan bernilai jual, seperti rolade, dendeng, dan perkedel, yang tidak hanya memberikan manfaat kesehatan tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Program ini dirancang untuk mengatasi kurangnya pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah daun singkong menjadi produk bernilai tambah. Pelatihan ini mencakup teknik pengolahan sederhana, pengemasan, pengelolaan biaya produksi, dan strategi pemasaran melalui media sosial serta jaringan komunitas. Peserta yang merupakan anggota PKK (Program Kesejahteraan Keluarga) di komunitas ini diharapkan memperoleh keterampilan baru yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan keluarga. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga tetapi juga memberdayakan perempuan dengan memperkuat peran mereka dalam pemberdayaan komunitas. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal seperti daun singkong, yang mudah didapat dan dibudidayakan, program ini mendorong praktik berkelanjutan dan membuka peluang usaha rumahan. Luaran yang diharapkan meliputi produk pangan bernutrisi, peningkatan pendapatan keluarga, dan pengembangan usaha mikro yang berkelanjutan di komunitas tersebut.
Pelatihan Olahan Kreatif Berbasis Limbah Nanas: Solusi Inovatif Untuk Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga Anania Rahmah; vivin jenika putri; Neng Susi; Fadel Al Barra
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (On Going)
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v3i2.54

Abstract

Limbah kulit nanas pada umumnya belum dimanfaatkan secara maksimal dan sering dianggap sebagai sampah yang harus dibuang. Permasalahan sampah organik di Indonesia masih menjadi tantangan serius, termasuk di Kota Pekanbaru yang dikenal sebagai sentra produksi nanas. Selama ini, limbah kulit nanas sering dianggap tidak bernilai dan hanya dibuang, padahal mengandung senyawa bioaktif seperti bromelain, flavonoid, dan vitamin C yang berpotensi dimanfaatkan. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di Komplek Villa Indah Paus melalui pelatihan pengolahan limbah kulit nanas menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi, yaitu minuman fermentasi tepache serta eco enzyme. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada teknik pembuatan tepache sebagai minuman probiotik tradisional serta eco enzyme sebagai cairan serbaguna ramah lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah kulit nanas, ditunjukkan melalui antusiasme tinggi saat praktik dan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Peserta juga menyampaikan minat untuk mengembangkan produk serupa sebagai usaha rumahan serta menyarankan pelatihan berkelanjutan dengan variasi produk lain. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan solusi inovatif terhadap permasalahan limbah organik, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi rumah tangga.