Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRUKTUR POPULASI DAN MASA REPRODUKSI UDANG REGANG DAISY WOWOR
BERITA BIOLOGI Vol 3, No 3 (1985)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v3i3.1355

Abstract

DAISY WOWOR. 1985. Population structure and spawning period of Udang Regang (Macrobrachium sintangense). BeritaBiologi 3(3): 116- 120. Population structure and spawning period of Macrobrachium sintangense was observed in a coast of a small artificial lake, Situ Ciletuh, Ci gombong, West Java, from December 1981 to August 1982. Examination of the class-size frequency indicated the growth rate of body length of the population, and its spawning periods.The mean growth rate of carapace was 3.44 mm per month.Sex ratio was 1:1, significant at the 95% level. The number of the larger males is greater than the females, which indicate the phenomenon of sexual dimorphism.This is due to the differences of growth and the maximum body size attained by the males and females. It was observed that M. sintangense spawns throughout the year, maximum spawning activity occurs between March and June.
LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus), SPESIES ASING BARU DI PERAIRAN DANAU MANINJAU, SUMATERA BARAT Rahmi Dina; Daisy Wowor; Agus Hamdani
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 20 No. 2 (2013)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2013.13259

Abstract

Lobster air tawar (LAT) merupakan jenis krustasea asing baru di Danau Maninjau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis LAT dan beberapa informasi awal tentang LAT yang ada di Danau Maninjau, serta potensi dampaknya terhadap ekosistem danau. Penelitian dilakukan di tiga lokasi yaitu Sigiran, Batu Nanggai, dan Bayur pada bulan Maret 2011. Lobster air tawar ditangkap menggunakan alat tangkap rago (perangkap) yang dipasang pada sore dan diangkat pada pagi keesokan harinya. Rago dilengkapi dengan umpan yang terdiri dari campuran kelapa, pelet, dan ikan mati. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa jenis LAT yang ada di Danau Maninjau adalah Cherax quadricarinatus. Lobster yang tertangkap memiliki ukuran beragam, dengan rerata panjang karapas untuk lobster jantan 50,93 (6,68-80,36) mm, sedangkan lobster betina 54,35 (39,33-73,37) mm. Rerata berat basah total lobster jantan 38,75 (10,9-125,6) gram dan lobster betina 37,49 (12,5-82,4) gram. Selain itu juga ditemukan lobster betina yang membawa juvenil pada kaki renangnya sebanyak 2,36% dari tangkapan total. Beberapa hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagai jenis asing baru, populasi lobster air tawar, Cherax quadricarinatus telah berkembang mantap di Danau Maninjau. Hal ini berdampak positif secara ekonomi, namun juga berpotensi akan berdampak negatif sebagai jenis invasif .