Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, RISIKO PERUSAHAAN DAN FINANCIAL DISTRESS TERHADAP TAX AVOIDANCE Rini Polanunu; Hexana Sri Lastanti
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v4i1.19300

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki menganalisis berbagai faktor yang memberi pengaruh pada upaya menghindari pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020–2022. Variable independen yang diteliti yaitu komisaris independen, komite audit, kualitas audit, kepemilikan institusional, risiko bisnis, dan stres keuangan. Penelitian ini memakai metode purposive sampling, dengan 134 perusahaan sebagai sampel, sumber data yang dipakai yakni laporan tahunan serta laporan keuangan. Analisis regresi berganda dipakai pada penelitian ini. Hasil penelitian menjelaskan yakni variabel komite audit independen dan risiko perusahaan memberi pengaruh negatif pada praktik penghindaran pajak. Sebaliknya, kualitas audit, kepemilikan institusional, dan financial distress tidak memberi pengaruh pada penghindaran pajak.
Pengaruh Good Corporate Governance dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Muhammad Ihsanul Fikri; Hexana Sri Lastanti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG) dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. GCG diproksikan melalui kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan rapat komite audit, sedangkan profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) terhadap 47 perusahaan perbankan dengan total 127 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, dewan komisaris independen dan rapat komite audit tidak berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas penerapan tata kelola perusahaan dan kinerja keuangan lebih penting dibandingkan aspek struktural semata dalam meningkatkan nilai perusahaan perbankan.
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMISARIS INDEPENDEN, DAN DEWAN DIREKSI TERHADAP KINERJA KEUANGAN mahdi, Harits; Hexana Sri Lastanti
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v6i1.25680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional, komisaris independen, dan dewan direksi terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor makanan dan minuman di Indonesia. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return On Assets (ROA) yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola aset secara efisien untuk menghasilkan laba. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh 42 perusahaan dengan total 126 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data mpanel dengan pendekatan Fixed Effect Model yang dipilih berdasarkan hasil uji pemilihan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan, yang mengindikasikan bahwa fungsi monitoring oleh investor institusional belum berjalan optimal. Sebaliknya, komisaris independen dan dewan direksi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas struktur pengawasan dan kualitas pengambilan keputusan manajemen memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan sektor makanan dan minuman di Indonesia.
PENGARUH KINERJA KEUANGAN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Thariq, Muhamad Lutfi; Hexana Sri Lastanti
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v6i1.25650

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan, kepemilikan institusional dan leverage terhadap nilai perusahanan pada industtri perbankan di Indonesia tahun 2022-2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji hipotesis. Sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling dan terplih sebanyak 141 sampel (47 bank selama periode 2022-2024. Ala analisis yang digunakan adalah regresi panel. Hasil temuan menunjukkan Kinerja keuangan yang diproksi dengan ROA dan DER tidak terbukti mempengaruhi nilai perusahana semntara kepemilikian institusional terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
Pengaruh Tax Avoidance dan Return on Asset terhadap Nilai Perusahaan dengan Komisaris Independen sebagai Variabel Moderasi: Studi pada Perusahaan Sektor Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Agistha Raissanaya; Hilda Mumtazah; Muhammad Amar Muzevy; Hexana Sri Lastanti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19107

Abstract

This study aims to analyze the effect of tax avoidance and return on assets (ROA) on firm value with independent commissioners as a moderating variable in industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2022–2023 period. Using a quantitative approach with 94 observations from 47 companies selected through purposive sampling, the analysis was conducted using a Random Effect Model (REM) with Moderated Regression Analysis (MRA) through EViews 9. The results show that tax avoidance has no significant effect on firm value, ROA has a positive and significant effect on firm value, independent commissioners are not proven to moderate the effect of tax avoidance on firm value, but independent commissioners are proven to significantly weaken the positive effect of ROA on firm value. These findings indicate that profitability is the dominant factor in forming firm value in the Indonesian industrial sector, while the effectiveness of independent commissioners as a governance mechanism still needs to be improved in terms of quality and actual independence to be able to optimally strengthen investor confidence.
Sales Growth, Kepemilikan Institusional, dan Tax Avoidance: Dampaknya pada Nilai Perusahaan dengan Moderasi ROA Aisyah Huwaida Hilmi; Fatimah Alia Asoliha; Josephine Graziella Setiawan; Hexana Sri Lastanti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19109

Abstract

Nilai perusahaan, yang tercermin dalam harga saham pasar, senantiasa menjadi perhatian utama bagi investor saat menilai kinerja dan prospek perusahaan. Bagi perusahaan terbuka, mempertahankan dan meningkatkan nilai perusahaan bukan sekadar target keuangan, melainkan bukti nyata keberhasilan manajemen dalam memenuhi kepercayaan pemegang saham. Penelitian ini mengkaji pengaruh pertumbuhan penjualan, komisaris independen, dan penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan, sekaligus menguji apakah *Return on Assets* (ROA) memoderasi hubungan-hubungan tersebut. Penelitian ini berfokus pada perusahaan sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2023. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data panel seimbang dari 48 perusahaan sampel (96 observasi) yang dipilih melalui metode *purposive sampling*. Model estimasi yang digunakan adalah *Random Effect Model* (REM) dengan koreksi heteroskedastisitas *White Cross-Section*, sedangkan pengujian moderasi dilakukan melalui *Moderated Regression Analysis* (MRA). Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi simultan tiga variabel independen—pertumbuhan penjualan, komisaris independen, dan penghindaran pajak—dengan ROA sebagai variabel moderasi dalam satu model tunggal; hal ini belum pernah dilakukan sebelumnya pada sektor properti di Indonesia pascapandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan dan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan penghindaran pajak memiliki pengaruh negatif yang signifikan. ROA tidak memoderasi pengaruh pertumbuhan penjualan maupun komisaris independen, namun secara signifikan memperlemah dampak negatif penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa penghindaran pajak yang agresif merupakan faktor penentu utama yang menurunkan nilai perusahaan di sektor properti, sementara profitabilitas berperan sebagai penyangga risiko yang berarti.