Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PERUBAHAN BEBAN TERHADAP KINERJA MOTOR INDUKSI TIGA PHASA DI PT. BAJA DIVA MANUFACTURE Muhammad ZulHadi; Atmam Atmam; Elvira Zondra
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2019 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.5748

Abstract

Motor induksi banyak digunakan dalam dunia industri karena motor induksi mempunyai efisiensi yang tinggi, perawatan yang mudah, harga relatif  murah dan handal. Perubahan beban mengakibatkan perubahan putaran pada motor sehingga terjadi perubahan torka pada motor. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi tiga phasa pada Bending Machine untuk mengetahui pengaruh perubahan beban terhadap arus stator, arus rotor, torka dan putaran. Kegunaan Bending Machine untuk menekuk (membengkokkan) plat baja dengan ketebalan plat 1 mm sampai 3 mm dengan sudut pembengkokan plat 45˚90˚ dan 120˚. Pada saat menekuk plat dengan ketebalan 3 mm dan sudut tekukan 45˚ diperoleh arus stator 14,280 Amper, arus rotor 10,321 Amper, torka induksi 43,040 N.m, putaran rotor 1441 rpmdan torka beban sebesar 41,307 N.m.
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN TEGANGAN DAN FREKUENSI SUMBER TERHADAP TEGANGAN KELUARAN RECTIFIER Atmam Atmam; Elvira Zondra; Monice Monice
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6786

Abstract

Peralatan-peralatan elektronik untuk tegangan suplainya menggunakan catu daya berupa rectifier yang mengubah tegangan AC (Alternating Current) menjadi tegangan DC (Direct Current). Rectifier disuplai dari sebuah sumber tegangan yang umumnya di Indonesia memiliki frekuensi sebesar 50 Hz dan berupa tegangan sinusoidal. Apabila tegangan dan frekuensi turun dari penyedia sumber tegangan maka tentunya juga akan berpengaruh terhadap kinerja dan parameter dari rectifier. Adapun salah satu parameter dari dari sebuah rectifier adalah tegangan outputnya. Dari hasil penelitian diperoleh penurunan tegangan dan frekuensi input dari rectifier satu phasa akan mempengaruhi tegangan keluaran dari rectifier dimana untuk rectifier setengah gelombang saat tegangan input 220 Volt/50 Hz diperoleh tegangan output 281,89 Volt, tegangan input 110 Volt/50 Hz diperoleh tegangan output 140,94 Volt, saat tegangan 220 Volt/40 Hz tegangan ouput sebesar 276,63 Volt. Untuk recitifer gelombang penuh dengan tegangan input 220 Volt/50 Hz diperoleh tegangan output 293,46 Volt, saat tegangan input 110 Volt/50 Hz diperoleh tegangan output 146,73 Volt dan saat tegangan 220 Volt/40 Hz diperoleh tegangan output 289,82 Volt. Terjadi peningkatan Total Harmonic Distortion tegangan (THDV) dari rectifier satu phasa saat terjadi penurunan tegangan dan frekuensi.
Analisis Sistem Pengaman Menara Seluler Smartfren Pada Perumahan Masyarakat Di Kelurahan Umban Sari Abrar tanjung; Elvira Zondra
Jurnal Elektro dan Mesin Terapan Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.888 KB) | DOI: 10.35143/elementer.v1i2.47

Abstract

Petir merupakan peristiwa alam berupa pelepasan energi sesaat (energy storage) berupa rangkaian aliran listrik yang sangat besar yang akan di lepaskan oleh alam semesta dengan tujuan ke bumi yang bersifat netral. Untuk mengatasi Bahaya yang ditimbulkan akibat adanya sambaran petir penelitian dilakukan dengan menggunakan metoda bola gelinding (rolling sphere) dan sistem pentanahan yang tedapat pada menara Smartfren sebagai sistem pengaman dalam melindungi dan mengurangi dampak kerusakan pada perumahan masyarakat. Berdasarkan hasil analisa pembahasan diperoleh Elektroda Vinial sebagai penangkal petir yang dipasang pada menara PT. Smartfren mampu untuk melindungi perumahan atau bangunan yang berada di area menara dengan sudut lindung 25,98° dengan jarak sudut lindung sebesar 128,15 meter. Besar nilai tahanan pentanahan yang dipasang pada area menara PT. Smartfren sebesar 59,5 ohm.