Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Senam Birth Ball dalam Mengatasi Nyeri pada Persalinan Kala I Deby Utami Siska Ariani
Jurnal Anestesi Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v2i3.1264

Abstract

Physiologically, pain is generally felt by all mothers who face the birth process. Pain arises due to uterine contractions which are useful for opening the cervix. However, intense pain can disturb comfort and can affect psychological conditions. As many as 46% of primigravida mothers experienced severe pain, 64% experienced mild to moderate pain. In multigravida mothers, 37% experienced severe pain and 63% experienced moderate and mild pain. One way to overcome severe pain in the first stage is birth ball exercises. The aim of the research was to determine the effect of using a birth ball on first stage labor pain. The design of this research was a quasi-experimental one group with control group. The population in this study were all mothers giving birth at PMB Dewi Anggraini in March-April 2024, totaling 28 respondents. The sampling technique used is total sampling. Statistical tests use the Independent Sample T Test. The average pain in the intervention group was 3.52 and the average labor pain in the control group was 5.52, meaning there was a reduction in pain levels of 2.00. The significant value was found to be p: 0.001 < 0.05, meaning that there was a difference in the pain scale of the first stage of labor in the groups that used a birth ball and those that did not use a birth ball. It is hoped that health workers can improve maternal care during childbirth, one of which is by inviting mothers to use a birth ball.
Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin Ny “M” G1P0A0 Hamil Aterm JTH Preskep Dengan Persalinan Lama Di Ruang Bersalin Rama Agustina; Deby Utami Siska Ariani; Amelia Azzahra Wijaya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization(WHO) sekitar 295.000 wanita meninggal selama atau setelah kehamilan dan persalinan pada tahun 2017. Sebagian besar kematian ini (94%) terjadi pada rangkaian sumber daya yang rendah, dan sebagian besar dapat dicegah. Afrika Sub-Sahara dan Asia Selatan memberika nsekitar 86% (254.000) dari perkiraan kematian ibu global pada tahun 2017. Afrika Sub-Sahara menyumbang sekitar dua pertiga (196.000) kematian ibu, sementara Asia Selatan menyumbang hampir seperlima (58.000). Data yang diperoleh dari RSUD Palembang Bari didapatkan data pasien dengan partus lama yang disebabkan lilitan tali pusat dari 2 tahun terakhir pada tahun 2021 terdapat 8 kasus, dan pada tahun 2022 terdapat 5 kasus. Jadi jumlah kasus dengan lilitan tali pusat selama 2 tahun terakhir terdapat 13 kasus. menggunakan metode penelitian deskriptif jenis penelitian studi kasus. Tujuan Umum Diketahuinya gambaran dan pengalaman nyata tentang pelaksanaan manajemen kebidanan dalam rangka menanggulangi kasus-kasus kebidanan, terutama Asuhan kebidanan pada ibu bersalin Ny. "M" G1P0A0 hamil Aterm JTH Preskep dengan persalinan lama di ruang bersalin RSUD Palembang Bari". Tujuan Khusus, Diketahuinya pengumpulan data subjektif Asuhan kebidanan pada ibu bersalin Ny. "M" G1P0A0 hamil Aterm JTH Preskep dengan persalinan lama di ruang bersalin RSUD Palembang Bari"hasil pembahasan dari kasus Ny ”M” penyebab persalinan lama yaitu lilitan tali pusat saat melahirkan bayi terdapat lilitan tali pusat sebanyak 1 kali lilitan dan di lakukan peregangan tali pusat secara langsung untuk dapat mencegah bayi terjepit lilitan tersebut. Bayi lahir tanggal 25 Desember 2022 jam 01.20 WIB jenis kelamin laki-laki tanpa cacat bawaan pada penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah. Terdapat linea nigra pada abdomen ibu. Pada ekstrimitas bawah tidak terdapat oedema, Pemeriksaan leopold I didapatkan TFU 3 jari dibawah PX (Mc-30 cm) pada fundus teraba bagian lunak, bulat dan tidak melenting. Pada leopold II pada sebelah kanan ibu teraba bagian keras, datar, dan terasa bagian pertahanan, pada bagian kiri ibu teraba bagian-bagian kecil janin. Pada leopold III di bagian bawah teraba bagian keras, bulat dan melenting.
Analisa Kinerja Bidan Untuk Meningkatkan Mutu Pelayanan di Ruang Rawat Inap Kebidanan Dalam UPTD RSD Besemah Kota Pagar Alam Tahun 2024 Henny, Henny; Harokan, Ali; Wahyudi, Arie; Ariani, Deby Utami Siska
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30057

Abstract

Pelayanan medis yang bermutu adalah pelayanan yang dapat memberikan kepuasan kepada seluruh pasien apabila prosedur pelaksanaannya sesuai dengan standar dan kode etik yang telah ditetapkan Desain dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua bidan di Instalasi Rawat Inap Kebidanan UPTD RSD Besemah Kota Pagar Alam yang berjumlah 55 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 18 Maret sampai 22 Mei 2024. Pengumpulan data primer wawancara dengan menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan kompetensi individu (p value 0,00), komunikasi (p value 0,00), kepemimpinan (p value 0,00), prosedur kerja (p value 0,00) dengan kinerja Bidan Di Ruang Rawat Inap Kebidanan Dalam UPTD RSD Besemah Kota Pagar Alam Tahun 2024. Kesimpulan ada hubungan kompetensi individu, komunikasi, kepemimpinan, prosedur kerja dengan kinerja Bidan Di Ruang Rawat Inap Kebidanan Dalam UPTD RSD Besemah Kota Pagar Alam Tahun 2024. Hendaknya rumah sakit melakukan pelatihan upaya peningkatan kompertensi bidan di rumah sakit.