M. Hadeli L.
Sriwijaya University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) DI KELAS XI SMA TRI DHARMA PALEMBANG Yanti Irma Purnamasari; M. Hadeli L.; Sofia Sofia
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8210

Abstract

Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) di Kelas XI SMA Tri Dharma Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia dengan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) di kelas XI IPA ICT SMA Tri Dharma Palembang . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dilakukan dalam tiga siklus pada siklus I terdiri dua kali pertemuan, siklus II terdiri dari dua kali pertemuan, dan siklus III terdiri dari dua kali pertemuan Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes akhir siklus. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui keaktifan siswa dan tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I 59,79%, pada siklus II 67,07 % dan pada siklus III 73,17 %. Rata-rata nilai hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) yaitu 52,16 dengan persentase ketuntasan 31,58 % , rata-rata tes siklus I (T1) adalah 61,76 dengan persentase ketuntasan 52,94 %, nilai rata-rata pada siklus II (T2) adalah 71,79 dengan persentase ketuntasan 71,43 % dan nilai rata-rata pada siklus III (T3) adalah 80,31  dengan persentase ketuntasan 87,5 Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTAL LEARNING SISWA KELAS X IPA 2 SMA NEGERI 1 INDRALAYA SELATAN Erica Alviyanti; K Anom W; M. Hadeli L.
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v3i2.8167

Abstract

Penelitian tindakan kelas dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri 1 Indralaya Selatan yang berjumlah 39 siswa melalui penerapan model pembelajaran Experiential Learning. Penelitian dilakukan tiga siklus, setiap siklus dilakukan 2 kali pertemuan. Rata-rata hasil belajar siswa sebelum tindakan (To) sebesar 59,20 dengan ketuntasan belajar sebesar 20,51% (8 siswa). Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata hasil belajar kimia siswa pada siklus I (T1) sebesar 68,28 dengan ketuntasan belajar sebesar 44,44% (16 siswa) dikarenakan penerapan model pembelajaran Experiential Learning. Pada siklus II (T2) skor rata-rata hasil belajar kimia siswa meningkat menjadi 74,33 dengan ketuntasan belajar sebesar 61,54% (24 siswa) dikarenakan siswa memberikan contoh kejadian sehari-hari yang berhubungan dengan materi. Siswa ditegur dan dibimbing dalam melakukan percobaan, observasi, diskusi, dan menjawab soal. Pada siklus III (T3) skor rata-rata hasil belajar kimia peserta didik meningkat menjadi 83,70 dengan ketuntasan belajar sebesar 89,19% (33 siswa) dikarenakan siswa mencari dan menuliskan informasi dari buku dan internet sebagai tambahan belajar sebelum menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan. Siswa yang melakukan percobaan, observasi, diskusi, dan menjawab soal diberikan skor tambah.  Keaktifan siswa juga mengalami peningkatan siklus I rata-rata keaktifan siswa sebesar 54,10% meningkat menjadi 63,67% pada siklus II dan pada siklus III rata-rata keaktifan siswa meningkat menjadi 79,18 %. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa pada mata pelajaran kimia materi stoikiometri kelas X IPA 2 SMA Negeri 1 Indralaya selatan dengan menggunakan model pembelajaran Experiential Learning. Disarankan untuk menggunkan model pembelajaran Experiential Learning ini agar hasil belajar siswa meningkat.