Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Coaching sebagai Moderator pada Hubungan antara Pelatihan dan Penugasan Hasil Pelatihan di Tempat Kerja Endah Nuraini Hamdani
Journal of Management and Business Review Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v18i1.234

Abstract

Coaching is an employee development method that is widely used lately for various purposes, such as increasing competence at work, increasing the ability of students who are learning and increasing the effectiveness of training in companies. Not many studies have explored the role of coaching in the effectiveness of training, therefore this study aims to determine the effect of in-class training on the implementation of training results (project assignment) and to find out whether coaching acts as a moderator between in-class training by implementing the training results (Project Assignment). The main approach in this study using a quantitative approach, namely the data used in the form of numbers and analyzed quantitatively. The research data was taken from the results of the assessment of the MDP training. The amount of data obtained in this study was 131 participants. The analysis used for data processing is Moderate Regression Analysis (MRA). The results of the analysis using MRA show that coaching acts as a moderator Quasi variabel, meaning that coaching together with In Class Training results in an increase in the ability to do a better project assignment (PA). The ability to do project assignments includes the ability to make PA reports and make presentations
Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Periode 2023-2025 Harun Pratama; Endah Nuraini
Jurnalku Vol 3 No 4 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i4.481

Abstract

Dampak dari perubahan tren teknologi memiliki implikasi mendalam tidak hanya untuk bisnis dan entitas komersial lainnya, tetapi juga untuk instansi pemerintahan. Sebagai organisasi nirlaba, BSIP (Badan Standardisasi Instrumen Pertanian) juga berkoordinasi untuk mengikuti perkembangan dunia teknologi yang sangat dinamis. Langkah transformatif yang digagas BSIP adalah meningkatkan kapasitas institusi melalui pengembangan sumber daya manusia. Pengembangan sumber daya manusia BSIP bertujuan untuk menguasai 10 (sepuluh) kompetensi yang diidentifikasi paling diperlukan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi pada tahun 2025, menurut studi World Economic Forum 2020. Sebagai UPT (Unit Pelaksana Teknis) di bawah Kementerian Pertanian, BSIP sangat erat hubungannya dengan perkembangan dunia teknologi dengan tujuan penyusunan kebijakan teknis perencanaan dan program, perumusan, penerapan, dan pemeliharaan, serta harmonisasi standar instrumen pertanian dimana sangat dibutuhkannya kompetensi yang relevan di industry 4.0.  Penelitian ini bertujuan untuk merancang startegi pengembangan sumber daya manusia pegawai BSIP dalam menguasai 10 (sepuluh) kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi hingga tahun 2025 (WEF, 2020). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumen. Wawancara menggunakan Teknik Purposive Sampling, yaitu dilakukan kepada pihak-pihak yang dinilai paling menguasai masalah yang diteliti. Analisis data dilakukan mereduksi hasil wawancara, lalu disajikan dan disimpulkan. Studi dokumen dilakukan dengan mengkaji informasi-informasi dari berbagai sumber baik dari internet maupun dari dokumen-dokumen instansi.