This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Meita Dhamayanti
Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran RS Hasan Sadikin Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bullying: Fenomena Gunung Es di Dunia Pendidikan Meita Dhamayanti
Sari Pediatri Vol 23, No 1 (2021)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp23.1.2021.67-74

Abstract

Bullying merupakan masalah universal yang dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan fisik dan emosional pada anak-anak dan remaja. Masalah bullying saat ini menjadi sorotan karena dapat memengaruhi kualitas hidup anak dan remaja secara signifikan, serta memiliki implikasi jangka panjang terhadap proses adaptasi saat mereka dewasa. Bullying di Indonesia sudah memasuki tahap memprihatinkan karena cukup banyak orang yang menganggap bahwa bullying yang dialami atau yang dilakukan sebagi tindakan yang wajar. Untuk itu tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis anak harus memahami jenis, dampak bullying pada kesehatan fisik dan mental, deteksi dini, tata laksana, dan pencegahan bullying, serta peran dokter anak pada perilaku bullying.Bullying merupakan masalah universal yang dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan fisik dan emosional pada anak dan remaja. Masalah bullying saat ini menjadi sorotan karena dapat memengaruhi kualitas hidup anak dan remaja secara signifikan, serta memiliki implikasi jangka panjang terhadap proses adaptasi saat mereka dewasa. Bullying di Indonesia sudah memasuki tahap memprihatinkan karena cukup banyak orang menganggap bahwa bullying yang dialami atau dilakukan sebagi tindakan yang wajar. Untuk itu tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis anak harus memahami jenis, dampak bullying pada kesehatan fisik dan mental, deteksi dini, tata laksana, dan pencegahan bullying, serta peran dokter anak pada perilaku bullying.
Hubungan Kualitas Tidur dan Masalah Mental Emosional pada Remaja Sekolah Menengah Meita Dhamayanti; Faisal Faisal; Elma Citra Maghfirah
Sari Pediatri Vol 20, No 5 (2019)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.482 KB) | DOI: 10.14238/sp20.5.2019.283-8

Abstract

Latar belakang. Tidur berperan penting dalam menjaga kesehatan emosional. Masalah mental emosional berdampak negatif terhadap remaja dan memicu perilaku berisiko tinggi.Tujuan. Menganalisis hubungan kualitas tidur dengan mental emosional pada remaja.Metode. Studi observasional analitik dengan rancangan potong lintang. Pemilihan sampel dilakukan secara simple random sampling. Penelitian dilakukan di SMA di Jatinangor pada bulan April-Juli 2017. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik deskriptif digunakan untuk analisis data karakteristik subjek, uji koefisien korelasi Crammer’s v untuk analisis korelasi kualitas tidur dan mental emosional.Hasil. Sebanyak 79 siswa berusia 15-17 tahun dari tiga SMA, 39 laki-laki dan 40 perempuan, rerata usia 16 tahun, 36 kualitas tidur baik dan 43 buruk. Kualitas tidur dan masalah mental emosional menunjukkan korelasi signifikan (p<0,05) dengan kekuatan korelasi sedang (Crammer’s v=0,422).Kesimpulan. Terdapat korelasi kualitas tidur dan masalah mental emosional pada remaja SMA di Jatinangor.